Berita

Tim SAR dibantu aparat kepolisian mengevakuasi warga terdampak banjir di Sumatera Utara, Rabu, 26 November 2025. (Foto: RMOLSumut)

Politik

Era Jokowi seperti Sengaja Rusak Alam Sumatra

SENIN, 01 DESEMBER 2025 | 04:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) yang telah merenggut ratusan nyawa bukan semata-mata bencana alam. 

Demikian disampaikan analis politik Saiful Huda Ems melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin 1 November 2025.

Saiful menilai, banjir dan tanah longsor di Sumatra itu sebagai akibat tindakan Pemerintahan Joko Widodo alias Jokowi yang selama 10 tahun berkuasa.


"Jokowi selalu abai, bahkan seperti sengaja menghancurkan alam kita. Hal itu dilakukannya dengan berbagai usaha demi memenuhi kepentingan pribadi dan gerombolan oligarkinya sendiri," kata Saiful.

Kegagalan program food estate di masa Pemerintahan Jokowi misalnya, kata Saiful, telah terjadi deforestasi dengan menghancurkan jutaan hektare lahan hutan dan tanah perkebunan serta persawahan. 

"Banyak hutan digunduli untuk ditanam kelapa sawit dan lain-lain. Lalu kayu-kayu dari pohon-pohon hutan yang ditebanginya dijual ke mana-mana tanpa rakyat tahu dan mengerti, hasilnya berapa dan larinya uang ke mana," kata Saiful.

Termasuk pula pembangunan untuk Bandara Khusus Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), yang dikatakan oleh Menhan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai negara dalam negara.

"Lahan IMIP pastinya didahului dengan perusakan hutan. Pasti ada ribuan pohon yang ditebangi untuk membangun bandara ilegal yang ada semenjak Pemerintahan Jokowi," kata Saiful.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya