Berita

Pertamina mengirim bantuan menggunakan Heli B 412 kode PK-PUJ ke Aceh. (Foto: Dok. Pertamina)

Nusantara

Bencana Alam Aceh

Pertamina Pakai Pelita Air Kirim Bantuan Logistik dan Evakuasi Pekerja di Aceh

MINGGU, 30 NOVEMBER 2025 | 21:05 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Pertamina (Persero) melalui operasi tanggap darurat menyalurkan bantuan logistik serta mengevakuasi pekerja dan keluarga Pertamina Group terdampak banjir di wilayah Aceh. 

Pada hari ini, bantuan dikirim empat kali penerbangan menggunakan Pelita Air Service berupa Heli B 412 kode PK-PUJ dari Bandara Internasional Kualanamu, Medan menuju Pangkalan Susu dan Rantau di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Bantuan akan dikirim setiap hari dengan frekuensi pengiriman akan segera ditambah dan jangkauan diperluas.

“Upaya tanggap darurat ini menunjukkan komitmen Pertamina dalam membantu masyarakat di wilayah terdampak dengan menyalurkan bantuan logistik yang sangat dibutuhkan masyarakat,” kata Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, Minggu, 30 November 2025.


Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat, meliputi makanan dan perlengkapan bayi dan perempuan, makanan siap saji, peralatan sehari-hari, obat-obatan, peralatan listrik, dan lain-lain. 

Selain pendistribusian bantuan, Pertamina juga melakukan evakuasi terhadap pekerja dan anggota keluarga yang mengalami gangguan kesehatan dan keselamatan akibat banjir di wilayah operasi Pertamina EP Field Pangkalan Susu dan Pertamina EP Field Rantau. 

Hari ini sebanyak 17 orang dievakuasi Pelita Air menuju Medan untuk mendapatkan perawatan dan penanganan lanjutan. 

“Keselamatan masyarakat dan pekerja kami merupakan prioritas utama. Pertamina memastikan bantuan logistik tiba tepat waktu dan proses evakuasi berjalan aman,” ujar Baron.

Pertamina terus memonitor kondisi di lapangan serta menyiagakan tim untuk percepatan penyaluran bantuan dan pemulihan operasional. Sebagai bagian dari BUMN Energi, Pertamina berkomitmen untuk melakukan langkah cepat dan terukur demi menjaga keselamatan masyarakat, pekerja, serta keberlangsungan pasokan energi di wilayah terdampak.

"Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar dapat mempercepat proses tanggap darurat di wilayah bencana,” pungkas Baron.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya