Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 di Jakarta, Jumat 28 November 2025. (Foto: YouTube)

Bisnis

Pengguna QRIS Tembus 58 Juta Salip Kartu Kredit

JUMAT, 28 NOVEMBER 2025 | 22:52 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) telah mencapai 58 juta konsumen dalam negeri. Penetrasi QRIS bahkan jauh melampaui penggunaan kartu kredit yang hanya berada di angka 18 juta konsumen.

"Optimalisasi QRIS digunakan 58 juta konsumen dan 40 juta merchant. Bandingkan credit card hanya 18 juta (konsumen)," ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 di Jakarta, Jumat, 28 November 2025.

Jangkauan QRIS kini melampaui batas domestik dan sudah berlaku di sejumlah negara tujuan wisata dan bisnis. Mulai dari Malaysia, Thailand, Jepang, hingga Korea Selatan.


Ke depan, proses perluasan akan terus dilakukan, termasuk kerja sama transaksi lintas batas yang saat ini masih menjalani tahap uji coba di China dan Arab Saudi.

Airlangga juga menggarisbawahi upaya pemerintah yang terus mendorong transaksi dengan mata uang lokal (Local Currency Transaction/LCT) melalui Bank Indonesia bersama enam negara mitra Malaysia, Thailand, Jepang, China, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab (UEA).

"Nilainya mencapai Rp20,19 miliar di bulan Oktober 2024 sampai Oktober 2025," tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya