Berita

(Foto: Dok. AMITRA)

Politik

Sinergi BPKH-AMITRA Perkuat Ekosistem Pembiayaan Haji Nasional

JUMAT, 28 NOVEMBER 2025 | 22:11 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ekosistem layanan haji di Indonesia mendapat dorongan baru setelah AMITRA, unit usaha syariah milik FIF Group, resmi menjalin kerja sama strategis dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). 

Langkah ini dinilai menjadi penguat penting dalam rantai industri keuangan syariah, khususnya sektor pembiayaan haji yang pertumbuhannya meningkat seiring minat masyarakat mendaftar lebih awal.

Kesepakatan tersebut dituangkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh President Director PT Sharia Multifinance Astra (AMITRA), Inung Widi Setiadji, dan Anggota Badan Pelaksana BPKH, Harry Alexander. 


"Harapannya, melalui PKS ini, program sosialisasi dan literasi dari kedua pihak akan diperkuat dan diperluas jangkauannya,” ujar Inung dalam keterangannya, Jumat 28 November 2024.

Dalam ekosistem industri haji, AMITRA menghadirkan alternatif pembiayaan pengurusan haji yang memungkinkan masyarakat memperoleh nomor porsi lebih cepat, melengkapi skema pendaftaran tunai atau tabungan haji. 

Model pembiayaan ini menjadi salah satu inovasi yang meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap layanan haji, terutama di tengah tingginya animo calon jamaah dan panjangnya masa tunggu keberangkatan di sejumlah provinsi.

Dari sisi regulator pengelolaan dana haji, BPKH menilai penetrasi literasi perencanaan haji harus diperluas. Dengan jumlah calon jamaah yang terus meningkat, pembiayaan syariah dinilai dapat menjadi instrumen penguat ekosistem. 

Kolaborasi AMITRA dan BPKH sejatinya bukan hal baru. Sebelumnya, keduanya telah bekerja sama melalui sejumlah program seperti Safari Haji ke berbagai daerah, penyebaran edukasi ke masyarakat umum, organisasi keagamaan, hingga kampus. 

AMITRA juga menjalankan program Seminar Inspirasi Haji (ASIH) sebagai platform edukasi perencanaan ibadah haji berbasis syariah.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya