Berita

Mendikdasmen Abdul Mu'ti di Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, Jumat, 28 November 2025 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Mendikdasmen Lapor Semua Program Prabowo untuk Kesejahteraan Guru Terlaksana

JUMAT, 28 NOVEMBER 2025 | 17:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti melaporkan bahwa seluruh program pendidikan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dalam setahun terakhir telah berjalan dengan baik. 

Hal itu ia sampaikan dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, Jumat, 28 November 2025. 

Mu'ti menjelaskan bahwa satu per satu program untuk mensejahterakan guru di bawah arahan Presiden Prabowo telah diimplementasikan dengan baik.


“Alhamdulillah Bapak Presiden, program-program Bapak sudah kami terjemahkan dan kami laksanakan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Mu'ti menyebut kenaikan tunjangan guru non-ASN menjadi Rp2 juta telah direalisasikan. Kemudian tunjangan guru ASN sebesar gaji pokok juga sudah berjalan.

“Tunjangan guru ASN sebesar gaji pokok juga sudah terlaksana, dengan bonus ditransfer langsung. Alhamdulillah sementara baru bisa kita transfer tiga bulan sekali, tahun depan kita usahakan ditransfer setiap bulan,” jelasnya disambut tepuk tangan hadirin.

Mendikdasmen juga melaporkan perkembangan program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Tahun 2025 sebanyak 808.865 guru telah berpartisipasi. 

"Guru-guru yang sudah mengikuti PPG pada tahun ini, kami harapkan pada tahun depan sudah dapat menerima sertifikasi apabila mereka memenuhi persyaratan-persyaratan sebagaimana yang sudah ada selama ini," kata Mu'ti.

Ia juga menyoroti program RPL yang memungkinkan guru yang belum bergelar sarjana untuk menempuh pendidikan S1 dengan beasiswa. 

Menurutnya dalam dua tahun akan ada 162.500 guru yang mendapat gelar S1 di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Mu'ti menambahkan bahwa angkatan pertama peserta RPL ditargetkan bisa wisuda pada pertengahan 2026. 

Ia juga melaporkan bahwa program digitalisasi pendidikan berlangsung baik, serta revitalisasi 16.175 sekolah telah mencapai lebih dari 86 persen.

“Program revitalisasi untuk 16.175 satuan pendidikan di seluruh Indonesia sudah kami laksanakan sampai acara ini 86 persen sekian Pak Presiden. Sehingga kami harapkan pada akhir tahun ini 16.175 satuan pendidikan akan selesai direvitalisasi,” ujarnya.

Selain itu, berbagai pelatihan guru juga digelar sesuai arahan Presiden, mulai dari pembelajaran mendalam, coding dan AI, kepemimpinan kepala sekolah, hingga STEM. 

Pemerintah juga telah memulai pelatihan guru Bahasa Inggris menjelang diberlakukannya mata pelajaran tersebut sebagai wajib mulai 2027.

“Ini semua kami lakukan dalam rangka menunaikan arahan Bapak untuk kita membangun pendidikan yang berkualitas, sesuai dengan asta cita yang keempat sebagai sarana untuk membangun generasi yang hebat,” tandasnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Tanam Jagung Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:53

Pengamat Ingatkan Bahaya Berita Hoax di Balik Perang AS-Israel Vs Iran

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:33

Polri Gandeng Pemuda Katolik Wujudkan Swasembada Pangan di Cianjur

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:13

Anggota DPR Tidak Boleh Lepas Cerdaskan Generasi Bangsa

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:59

Jalur Rempah dan Strategi Penguatan Armada Domestik

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:42

DPRD Klungkung Setujui Ranperda Pajak Demi Genjot PAD

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:18

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Polri All Out Dukung Petani dan Wujudkan Swasembada

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:42

Presiden Iran Minta Maaf ke Negara Arab yang Terdampak Serangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:15

Bea Cukai Gandeng BNN Bongkar Laboratorium Narkoba di Bali

Minggu, 08 Maret 2026 | 00:56

Selengkapnya