Berita

TNI Angkatan Laut mengerahkan 6 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan 4 helikopter untuk membantu penanggulangan bencana banjir, longsor, dan angin kencang di Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut).Salah satu yang dikirim adalah kapal bantu rumah sakit, KRI Soeharso-990 (Dokumen Dispenal)

Pertahanan

TNI AL Kerahkan 6 KRI dan 4 Helikopter Tangani Bencana Sumut-Sumbar

JUMAT, 28 NOVEMBER 2025 | 10:25 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

TNI Angkatan Laut (TNI AL) langsung bereaksi cepat terhadap bencana banjir, longsor, dan angin kencang yang melanda Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut). Dalam sebuah operasi kemanusiaan skala besar, TNI AL mengerahkan 6 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan 4 helikopter untuk mempercepat penanganan darurat.

Salah satu yang dikirim adalah kapal bantu rumah sakit, KRI Soeharso-990. 

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul menyampaikan pengerahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) ke Sumbar dan Sumut untuk mempercepat proses evakuasi korban, distribusi bantuan, dan penanganan korban yang butuh tindakan dari petugas medis akibat terdampak bencana. 


”Dalam operasi kemanusiaan ini, TNI AL mengerahkan berbagai unsur laut dan udara serta tenaga kesehatan, meliputi Kapal Bantu Rumah Sakit KRI Soeharso-990, KRI Semarang-594 untuk mendukung pengiriman logistik, pergeseran pasukan, serta evakuasi korban,” jelas Tunggul dalam keterangan resmi yang dikutip redaksi di Jakarta, Jumat, 28 November 2025.

Tidak hanya kapal bantu rumah sakit, TNI AL juga mengerahkan 3 KRI lain mulai dari KRI Teluk Banten-516, KRI Teluk Gilimanuk-531, dan KRI Teluk Celukan Bawang-532 untuk membawa bantuan berupa bahan kontak, tenda lapangan, peralatan kesehatan dan perahu karet. 

KRI Brawijaya-320 juga dikerahkan dalam penanggulangan bencana alam tersebut. Unsur udara, TNI AL juga mengerahkan helikopter.

”TNI AL juga mengerahkan kekuatan udara yaitu 4 helikopter onboard dari Puspenerbal, prajurit Kopaska yang siap membantu proses evakuasi, pembersihan area terdampak, pemberian bantuan langsung kepada masyarakat. Serta Batalyon Kesehatan Marinir yang siap memberikan layanan medis, pendirian pos kesehatan lapangan, serta penanganan darurat bagi korban luka-luka,” kata Tunggul.

Lebih lanjut, Angkatan Laut melalui jajaran kewilayahan Kodaeral I Belawan dan Kodaeral II Padang  telah bergerak melaksanakan evakuasi dan perbantuan terhadap korban bencana di Sumut dan Sumbar.

”Guna meringankan masyarakat terdampak bencana dan membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak,” kata Tunggul.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Di Hadapan Eks Menlu, Prabowo Nyatakan Siap Keluar Board of Peace Jika Tak Sesuai Cita-cita RI

Rabu, 04 Februari 2026 | 22:09

Google Doodle Hari Ini Bikin Kepo! 5 Fakta Seru 'Curling', Olahraga Catur Es yang Gak Ada di Indonesia

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:59

Hassan Wirajuda: Kehadiran RI dan Negara Muslim di Board of Peace Penting sebagai Penyeimbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:41

Ini Daftar Lengkap Direksi dan Komisaris Subholding Downstream, Unit Usaha Pertamina di Sektor Hilir

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:38

Kampus Berperan Mempercepat Pemulihan Aceh

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:33

5 Film yang Akan Tayang Selama Bulan Ramadan 2026, Cocok untuk Ngabuburit

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:21

Mendag Budi Ternyata Belum Baca Perintah Prabowo Soal MLM

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:54

Ngobrol Tiga Jam di Istana, Ini yang Dibahas Prabowo dan Sejumlah Eks Menlu

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:52

Daftar Lokasi Terlarang Pemasangan Atribut Parpol di Jakarta

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:34

Barbuk OTT Bea Cukai: Emas 3 Kg dan Uang Miliaran Rupiah

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:22

Selengkapnya