Berita

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah. (Foto: Kemenkop)

Politik

Kopdes Diproyeksikan Ciptakan Jutaan Lapangan Kerja Baru

KAMIS, 27 NOVEMBER 2025 | 20:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih tidak hanya mengandalkan jumlah, tetapi juga kualitas sumber daya manusia (SDM) yang kompeten. 

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menjelaskan, upaya Pemerintah dalam menyiapkan pelatihan manajemen koperasi, mulai dari keuangan, digitalisasi pencatatan transaksi, logistik, tata niaga, serta pendampingan bisnis bagi para pengurus koperasi.

“Kami selalu mendampingi koperasi dalam penyusunan proposal bisnis, agar usaha yang direncanakan sesuai dengan yang dijalankan. Ini penting untuk menjaga profesionalitas pengelolaan Kopdes Merah Putih,” katanya dalam talkshow bertajuk ‘Kopdes Merah Putih, Asta Cita, Perekonomian Jawa Timur,’ di Jawa Timur (Jatim), Kamis, 27 November 2025.


Farida menegaskan, potensi besar yang akan tercipta dengan pembangunan 80 ribu gerai dan pergudangan Kopdes Merah di seluruh desa dan kelurahan. 

“Bayangkan, 80 ribu gerai dan pergudangan baru dibangun di setiap desa. Ini akan menjadi instrumen baru yang membuka lapangan kerja,” tegasnya.

Dikatakan Wamenkop, setiap koperasi desa diharapkan memiliki enam gerai, yang mampu menyerap 20-25 tenaga kerja per lokasi. Jika seluruh gerai beroperasi, diperkirakan akan tercipta 1,6 juta lapangan pekerjaan baru. 

“Ini adalah ikhtiar kita bersama,” tambahnya.

Farida juga mengimbau koperasi-koperasi eksisting untuk tidak merasa tersaingi dengan hadirnya Kopdes Merah Putih. Sebaliknya, koperasi baru ini harus dilihat sebagai mitra strategis yang dapat memperluas jaringan usaha koperasi yang sudah ada.

“Koperasi yang sudah memiliki aset dan valuasi tinggi didorong untuk membangun pabrik dan industri agar produk-produk dalam negeri dapat didistribusikan dan dipajang di etalase 80 ribu gerai yang sedang kami bangun,” jelasnya.

Kementerian Koperasi telah merebranding koperasi dengan mendorong Kopdes Merah Putih masuk ke ranah koperasi produksi, distribusi dan industri meskipun ada layanan koperasi simpan pinjam. 

“Kopdes juga didorong menyuplai bahan pangan berasal untuk SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang tersebar di beberapa titik di Jatim. Jika hari ini, MBG dapur baru terus dibuka akan ada peluang baru rantai pasok pangan baru bagi koperasi,” tuturnya.

Dia menegaskan, tujuan utama dari program ini adalah membangun ekosistem koperasi yang saling melengkapi antara Kopdes Merah Putih dengan koperasi eksisting. 

“Ekosistem baru ini akan memperkuat jaringan koperasi dan memberikan nilai tambah bagi seluruh anggota dan masyarakat desa,” ujarnya.  

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya