Berita

Anggota Komisi V DPR RI, Mori Hanafi. (Foto: Fraksi Nasdem DPR RI)

Politik

Bandara IMIP Tak Pernah Muncul di Rapat DPR

KAMIS, 27 NOVEMBER 2025 | 17:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Polemik Bandara Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Sulawesi Tengah disorot Anggota Komisi V DPR RI, Mori Hanafi.

Legislator Nasdem itu mempertanyakan apakah bandara tersebut tercatat dalam radar pengawasan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Bandara izinnya ada di Kemenhub. Kami heran kok ini tidak pernah dibicarakan di dalam raker-raker bahwa ada bandara yang semestinya menjadi pengawasan Kemenhub, dalam hal ini Perhubungan Udara. Kok bisa luput atau mungkin diawasi, tapi tidak pernah dilaporkan,” ujar Mori lewat keterangan resminya di Jakarta, Kamis, 27 November 2025.


Keberadaan Bandara IMIP yang dibangun era mantan Presiden RI Joko Widodo dinilai bermasalah karena beroperasi tanpa kehadiran otoritas negara, termasuk tanpa petugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Mori menegaskan Komisi V DPR akan meminta penjelasan resmi dari Kemenhub dalam rapat kerja terdekat yang dijadwalkan pada 2 Desember 2025. Ia juga mengungkapkan bahwa Bandara IMIP tidak pernah muncul dalam pembahasan radar pengawasan AirNAV maupun TNI AU.

“Saya juga sebagai anggota Pansus UU Pengelolaan Ruang Udara. Setiap kita bicara radar, baik yang di AirNAV maupun yang ada di TNI Angkatan Udara, ini bandara juga enggak pernah dibicarakan,” katanya.

Mori semakin khawatir setelah mencuat dugaan adanya penerbangan internasional melalui bandara tersebut tanpa fasilitas bea cukai, imigrasi, maupun pengamanan militer.

“Makanya bayangkan, orangnya gimana stempel paspornya? Dia masuk ke negara kita, kemudian kalau dia bawa barang-barang tertentu, itu kan wajib. Itu juga enggak ada, gimana?” tandasnya.


Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya