Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa: Saham Teknologi Menghijau

KAMIS, 27 NOVEMBER 2025 | 07:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa melesat dipimpin lonjakan saham teknologi seiring meningkatnya ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve. 

Sektor teknologi menjadi pendorong terbesar dengan kenaikan 2,1 persen, mengikuti tren positif bursa global di tengah keyakinan penurunan suku bunga bulan depan. Saham ASML melejit 5,7 persen, BESI naik 4 persen, dan Infineon menguat 3,7 persen.

Menteri Keuangan Scott Bessent menyatakan kemungkinan besar Presiden Donald Trump mengumumkan nama chairman Federal Reserve (The Fed) sebelum Natal. Disebut-sebut bahwa penasihat ekonomi Gedung Putih, Kevin Hassett, yang dikenal vokal mendukung suku bunga lebih rendah, dianggap sebagai kandidat terdepan untuk posisi bos the Fed.


Dikutip dari Reuters, indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup melambung 1,09 persen atau 6,20 poin menjadi 574,21, pada penutupan perdagangan Rabu 26 November 2025 waktu setempat. 

Bursa regional utama juga menghijau. Indeks DAX Jerman menguat 1,11 persen atau 261,59 poin menjadi 23.726,22. CAC Prancis meningkat 0,88 persen atau 70,63 poin ke posisi 8.096,43. 

Sentimen positif global mendorong minat risiko, sementara sektor keuangan juga menguat setelah pengumuman anggaran Inggris. Menteri Keuangan Inggris, Rachel Reeves merilis anggaran baru yang menaikkan tarif pajak bagi pekerja, namun tetap membebaskan sektor perbankan dari pajak tambahan.

Sentimen positif tersebut mendorong FTSE 100 Inggris naik 0,85 persen atau 82,05 poin menjadi 9.691,58, didorong lompatan saham perbankan seperti Lloyds Banking Group yang melambung 3,4 persen. Saham HSBC juga bertambah 1,3 persen. 

Perkembangan diplomatik turut memperkuat sentimen, setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyatakan kesiapannya melanjutkan kerangka kerja perdamaian yang didukung AS untuk mengakhiri perang dengan Rusia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya