Berita

Analis politik sekaligus warga NU (Nahdliyin) Surya Fermana. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Muktamar Luar Biasa Solusi Penyelesaian Konflik Internal PBNU

KAMIS, 27 NOVEMBER 2025 | 05:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Muktamar Luar Biasa dianggap menjadi satu-satunya jalan untuk mengakhiri kisruh yang terjadi di internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 

Hal itu disampaikan analis politik sekaligus warga NU (Nahdliyin) Surya Fermana dengan alasan bahwa Muktamar Luar Biasa akan mengembalikan mandat organisasi, baik Syuriyah maupun Tanfidziyah ke tangan forum tertinggi NU.  

"Singkat kata, agar organisasi NU kembali terkonsolidasi dan bisa bekerja sesuai tujuannya, maka sebaiknya semua pihak mendorong diadakan Muktamar segera," tegas Surya dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu malam, 26 November 2025.
 

 
Lanjut dia, konflik ini muncul di tengah upaya NU mempertahankan peranannya sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, dengan jutaan anggota yang mengharapkan stabilitas kepemimpinan. 

Para pengamat organisasi keagamaan menilai, jika tidak segera diselesaikan, dinamika ini berpotensi memecah belah basis massa NU yang selama ini solid. 
 
Surya sebagai warga NU yang aktif mengamati dinamika organisasi berharap usulannya ini menjadi katalisator bagi rekonsiliasi sejati. 
 
"Kembalikan mandat organisasi baik itu Syuriyah maupun Tanfidziyah pada Muktamar. Bahwa hanya melalui forum resmi inilah NU bisa bangkit lebih kuat,” pungkasnya.
 

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya