Berita

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar membuka acara Sekolah Pemikiran Prof. Soemitro Djojohadikusumo. (Foto: RMOL/Ahmad Alfian)

Politik

PKB Gelar Sekolah Pemikiran Soemitro

RABU, 26 NOVEMBER 2025 | 21:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar membuka acara Sekolah Pemikiran Prof. Soemitro Djojohadikusumo dengan pengantar tentang budaya membaca generasi masa kini. 

Acara tersebut digelar di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Rabu malam, 26 November 2025, menghadirkan ekonom senior Prof. J. Soedradjat Djiwandono serta pengamat politik Fachry Ali sebagai narasumber.

Dalam sambutannya, sosok yang akrab disapa Cak Imin itu menyinggung kecenderungan publik yang semakin malas membaca buku dan lebih memilih ringkasan pemikiran tokoh.


"Pertama, kalau tidak sempat baca buku, bacalah pemikiran orang. Kalau malas berpikir, berpikirlah tentang pemikirannya orang," ujarnya bernada reflektif.

Muhaimin melanjutkan kritiknya pada fenomena masyarakat yang gemar konsumsi konten singkat tanpa kedalaman, terutama dari media sosial.

"Mayoritas Brain rot. Brain rot itu otak gosong. Kenapa otak gosong? Scroll TikTok saja hidupnya 24 jam. Karena tidak pernah baca tuntas dan lompat-lompat," sindirnya.

Ia menilai forum pemikiran seperti ini menjadi penting untuk mengembalikan tradisi intelektual, terlebih karena topik utama kali ini menyoroti sosok Prof. Soemitro, tokoh ekonomi yang dianggap relevan dengan arah kebijakan ekonomi Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Muhaimin, stagnasi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada di level 5 persen sejak era reformasi perlu diterobos dengan pendekatan baru.

"Pertumbuhan 5 persen itu stabil, tapi nasib enggak pernah berubah. Dinamika ekonomi kecil menengah tidak signifikan, jumlah masyarakat naik kelas juga tidak besar," bebernya.

Ia menyinggung bahwa banyak pengusaha baru tumbang, sementara sebagian pengusaha lama justru berubah menjadi pemburu rente.

Menko Pemberdayaan Masyarakat itu menyatakan langkah-langkah ekonomi Presiden Prabowo Subianto saat ini banyak merujuk pada pemikiran-pemikiran lama yang relevan, termasuk gagasan Prof. Soemitro.

"Pak Prabowo selalu mengingatkan jalan baru melalui kembali ke ekonomi konstitusi. Beliau memerintahkan anak buahnya mengambil langkah-langkah baru," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya