Berita

Terusan Panama. (Foto: Federico Rios/The New York Times)

Dunia

China Bidik Pembangunan Pelabuhan Baru di Terusan Panama

RABU, 26 NOVEMBER 2025 | 20:32 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

China kembali menunjukkan ambisinya di jalur maritim global lewat rencana pembangunan dua pelabuhan baru di Terusan Panama.

Minat itu muncul ketika AS masih menekan Panama terkait isu kendali kanal strategis tersebut.

Awal tahun lalu, Presiden AS Donald Trump menuduh China “diam-diam mengendalikan” jalur itu karena CK Hutchison Holdings asal Hong Kong mengoperasikan pelabuhan Cristobal dan Balboa.


Pada Maret, perusahaan itu sepakat melepas asetnya kepada konsorsium AS yang dipimpin BlackRock. Namun kesepakatan hingga kini belum tuntas.

Kepala Administrasi Kanal Panama, Ricaurte Vásquez, menyebut pemerintah tetap membuka peluang bagi semua investor.

“Kita harus terbuka terhadap partisipasi semua pihak,” ujarnya, dikutip dari AFP, Rabu, 26 November 2025.

Ia enggan mengomentari potensi gesekan dengan Washington jika pembangunan diberikan kepada perusahaan China. 

Tender pembangunan dua pelabuhan itu akan diumumkan akhir 2026 dan ditargetkan beroperasi pada 2029.

Sejumlah pemain global telah menyatakan minat, termasuk Cosco Shipping Ports dan Orient Overseas Container Line (OOCL) dari Hong Kong. 

Sementara itu, AS pernah membangun dan mengelola Terusan Panama selama sekitar satu abad sebelum menyerahkan kendali sepenuhnya kepada Panama pada akhir 1999.

Kini, rencana ekspansi China tersebut berpotensi membuka babak baru persaingan pengaruh di jalur laut paling vital di dunia.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya