Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto di Mapolres Metro Jakarta Selatan pada Senin malam, 24 November 2025. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Presisi

Jasad Alvaro Bocah 6 Tahun Ditaruh di Kantong Kresek oleh Ayah Tiri

SELASA, 25 NOVEMBER 2025 | 00:06 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Jasad Alvaro Kiano Nugroho (6), bocah yang dinyatakan hilang selama 8 bulan dibuang oleh ayah tirinya Alex Iskandar dengan ditaruh pada kantong plastik hitam.

Dengan kantong plastik itu, mayat korban kemudian dibawa ke kawasan Tenjo, Bogor, Jawa Barat.

"Setelah korban meninggal, pelaku membungkus jenazah dengan tas plastik berwarna hitam dan membuang di wilayah Tenjo, tepatnya di Jembatan Cilalay pada 9 Maret 2025. Pada malam hari atau 3 hari setelah diketahui AKN hilang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto saat konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin malam, 24 November 2025.


Adapun motif ayah tiri korban membunuh anak tirinya karena kesal selalu menangis saat didekati.

Selain itu, motif pembunuhan juga karena merasa dendam dengan ibu kandung atau istri pelaku yang diketahui selingkuh.

“Pendalaman percakapan digital terlapor atau terduga pelaku, penyidik menemukan adanya indikasi kuat dorongan pelaku gimana caranya balas dendam (karena kesal diselingkuhi). Ini muncul berulang kali, sakit hati ke pihak tertentu,” jelasnya.

Sementara itu, usai ditangkap, Alex meninggal dunia dengan cara bunuh diri di Ruang Konseling Polres Metro Jaksel.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya