Berita

Ketua DPP PDIP Ronny Talapessy. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Ahmad Ali Nyinyir Nenek-nenek, PDIP: Siapa yang Dimaksud?

SENIN, 24 NOVEMBER 2025 | 20:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali yang sebelumnya menyindir adanya “nenek-nenek” masih menjabat ketua umum partai politik, direspons elegan Ketua DPP PDIP Ronny Talapessy.

Ronny mengaku tidak memahami siapa sosok yang disindir oleh Ahmad Ali. Menurutnya, setiap partai politik memiliki sejarah serta AD/ART masing-masing yang harus dihormati.

“Mau ditanggapi apa? Saya juga nggak tahu siapa yang dia maksud, karena setiap parpol punya sejarah dan AD/ART sendiri,” ujar Ronny kepada RMOL, Senin, 24 November 2025.


Ia menegaskan tidak ada persoalan jika seseorang menjabat sebagai ketua umum berkali-kali selama prosesnya melalui mekanisme kongres yang demokratis.

Ronny kemudian menekankan bahwa hal terpenting dilakukan oleh parpol bukanlah memperpanjang polemik, tetapi menghadirkan gagasan yang dibutuhkan rakyat.

“Yang lebih penting adalah gagasan apa yang mau ditawarkan oleh parpol. Apa tawaran-tawaran solusi atas berbagai persoalan yang ada di masyarakat? Ini sebenarnya yang lebih penting ketimbang menebar provokasi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali membela mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Ia mengaku heran ketika ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu diminta publik untuk menyudahi kegiatan politik. Sementara, kata Ahmad Ali, ada “nenek-nenek” yang sudah puluhan tahun masih menjabat ketua umum parpol. 

"Sialnya Pak Jokowi ini gini, dia dihina, dimaki-maki. Tapi ketika dia melawan, dia disuruh, 'Pak Jokowi harus jadi negarawan'. Terus ketika dia bicara politik, 'ya sudah waktunya beristirahat'," kata Ali. 

"Loh, ada nenek-nenek yang sudah puluhan tahun jadi ketua partai," imbuhnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

KPK Tidak Ragu Tetapkan Yaqut Cholil Tersangka

Kamis, 08 Januari 2026 | 20:04

KPK Ultimatum Kader PDIP Nyumarno Hadiri Pemeriksaan

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:47

Wanita Ditembak Mati Agen ICE, Protes Meluas

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:43

Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha Dicecar soal Aliran Uang Suap

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:31

Kader PDIP Nyumarno Mangkir dari Panggilan KPK

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:25

Akademisi UGM Dorong Penguatan Mata Kuliah Ekonomika Koperasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:19

Arab Saudi Klaim Pemimpin Separatis Yaman Selatan Melarikan Diri Lewat Somaliland

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:15

Presiden Prabowo Beri Penghargaan Ketua Umum GP Ansor

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:50

Istri Wawalkot Bandung Menangis di Sidang Praperadilan

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:45

Rizki Juniansyah Ngaku Tak Tahu Bakal Naik Pangkat Jadi Kapten TNI

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:32

Selengkapnya