Berita

Gedung KPK (Dokumen RMOL)

Hukum

Putusan Syuriyah PBNU Mestinya jadi Penyemangat KPK Tuntaskan Kasus Korupsi Kuota Haji

SENIN, 24 NOVEMBER 2025 | 10:30 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Keluarnya putusan Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) seharusnya bisa menjadi semangat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyelesaikan kasus dugaan korupsi kuota haji era Yaqut Cholil Qoumas.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto merespons salah satu poin risalah rapat harian Syuriyah PBNU yang menyebutkan adanya indikasi pelanggaran dalam tata kelola keuangan di PBNU oleh Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf.

"Keluarnya putusan Syuriyah PBNU atas peristiwa yang terjadi di dalamnya, bisa menjadi semangat KPK untuk menyelesaikan kasus haji yang menggantung," kata Hari kepada RMOL, Senin, 24 November 2025.


KPK sebelumnya sudah melakukan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil, serta gencar memeriksa banyak saksi.

"KPK sampai saat ini hanya menggantung kasus haji tanpa eksekusi yang belum jelas arahnya. Bahkan sampai putusan pencekalan kepada Yaqut maupun pemilik travel ternama seperti Fuad Maktour, namun kasusnya ada kesan tarik ulur. Ada apa dengan KPK dalam kasus haji?" pungkas Hari.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya