Berita

Aktivitas di dapur MBG milik SPPG Dramaga Ciherang. (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Nusantara

SPPG Dramaga Ciherang Layak jadi Percontohan

SENIN, 24 NOVEMBER 2025 | 01:00 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bogor Dramaga Ciherang telah menjalankan aturan standar operasional prosedur (SOP) dari Badan Gizi Nasional (BGN).

SPPG  yang berada di bawah naungan Yayasan Karya Nyata Peduli Kasih baru berjalan sekitar sebulan dan membuahkan hasil memuaskan.

“Jadi kenapa kita bisa zero incident? Itu kita menerapkan SOP dari BGN. Seperti masalah higienis, kebersihan lingkungan, alat-alat yang digunakan, sampai dengan penjamah makanannya. Itu mereka harus menjalankan SOP dengan ketat. Jadi kita tidak sembarangan,” kata Kepala SPPG Dramaga Ciherang, Fatirudin kepada RMOL, Jumat, 21 November 2025. 


Namun, ia menuturkan dalam menjalankan operasional untuk memenuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi 2 ribu lebih siswa, awalnya penuh dengan kendala.

“Di awal itu kita kesulitan mencari penerima manfaat. Karena ada beberapa sekolah itu yang sudah MOU dengan SPPG lain, seperti itu. Cuma ya kita cari lagi penerima manfaat yang belum MOU dengan SPPG. Itu aja sih paling tantangan di awal itu,” jelasnya.

Senada, Wakil Ketua Yayasan Karya Nyata Peduli Kasih sekaligus pembina SPPG, Rambe menyatakan beberapa kendala menjadi mitra BGN dalam pemenuhan MBG. 

“Hambatan yang paling utama itu mungkin hanya di permodalan ya. Pada intinya kita sudah lolos, sudah menyatakan dan kita sudah bisa beroperasional. Walaupun kemarin pernah sempat rollback, turun status ya,” ucap Rambe.

“Karena kan kita mandiri, mitra mandiri yang dimana semua permodalan itu kita yang membiayai sendiri. Untuk ke depan, saya rasa karena sudah ada yang berjalannya, paling kita tinggal memperbaiki apa yang masih kurang-kurang di dapur, karena kita sebagai partner BGN,” tambahnya.

Kini, SPPG yang dikelolanya layak menjadi percontohan bagi SPPG-SPPG lain khususnya di Kabupaten Bogor karena penerapan standar yang baik demi kesuksesan program MBG.   


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya