Berita

TNI AL mengamankan 6 pekerja migran ilegal dan 1 nakhoda di Tanjung Balai Karimun. (Foto: Dok. Dispenal)

Pertahanan

TNI AL Tangkap 6 Pekerja Migran Ilegal di Tanjung Balai Karimun

MINGGU, 23 NOVEMBER 2025 | 21:13 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Enam pekerja migran Indonesia (PMI) nonprosedural atau ilegal ditangkap prajurit TNI AL Lanal Tanjung Balai Karimun (TBK) di Perairan Pulau Pandan Kabupaten Karimun, Sabtu, 22 November 2025.

Penangkapan ini dilakukan saat unit Sea Rider 01 Mahesa melakukan patroli di Perairan Pulau Pandan. Mereka kemudian mengamankan enam pekerja migran ini ditangkap saat hendak pergi ke Malaysia.

"Saat berpatroli, tim melihat siluet dua unit speed boat bermesin 40 PK bergerak ke arah Perairan Pulau Nipah dan dikejar. Kedua speedboat sempat berpencar saat menyadari keberadaan petugas," kata Kadispenal Laksma Tunggul dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 23 November 2025.


Tim kemudian memutuskan fokus mengejar 1 unit speed boat berwarna biru yang diduga membawa PMI ilegal. Setelah jarak semakin dekat, tim memberikan tembakan peringatan, namun speedboat tersebut tetap tidak berhenti dan mencoba melarikan diri.

"Setelah pengejaran selama kurang lebih satu jam, tim berhasil menghentikan dan menangkap speedboat bermesin 40 PK yang telah kehabisan BBM," terang Tunggul.

Dari hasil pemeriksaan, 7 orang diamankan. 6 orang di antaranya diketahui PMI ilegal, dan 1 orang berstatus sebagai nakhoda yang sempat melarikan diri dengan cara melompat ke laut.

"Speedboat tersebut sebelumnya berangkat dari Perairan Kampung Asam, Pulau Kundur dengan tujuan Malaysia," terang Tunggul.

Hasil pemeriksaan tim kesehatan Balai Pengobatan Lanal TBK, keenam PMI ilegal dan 1 nakhoda dalam keadaan sehat. Sementara dari hasil pemeriksaan terhadap barang bukti, belum ditemukan obat terlarang berupa narkoba dan senjata tajam atau sejenisnya.

"Petugas juga mengamankan barang bukti satu unit speed boat mesin Yamaha 40 PK. Kasus ini selanjutnya dilimpahkan kepada Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Kabupaten Karimun," pungkas Tunggul.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Sidang 6 Agustus Bukan Kemenangan yang Dianulir

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:05

Jakarta Libatkan Kawasan Aglomerasi dalam Lestarikan Budaya Betawi

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:01

Pengurangan Timbulan Sampah Plastik Bisa Dimulai dari Pasar Tradisional

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:44

Timnas Garuda Bidik Tiga Poin dari Timor Leste

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:17

Hariman hingga Bursah Zarnubi Ramaikan Peluncuran Enam Buku Isti Nugroho

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:00

Wakapolri-Wamenhut Konsolidasi Hadapi El Nino dan Karhutla

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:23

Pembunuh Perempuan di Kamar Kos di Grogol Petamburan Dibekuk

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:13

Fahira Idris Sodorkan Tujuh Rekomendasi Bangun Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:02

Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:39

Peluncuran Enam Buku

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:28

Selengkapnya