Berita

Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Karanganyar, Heru Joko Sulistyo. (Foto: RMOLJateng/Dian Tanti)

Nusantara

Karanganyar Expo 2025 Siap Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Daerah

SABTU, 22 NOVEMBER 2025 | 04:10 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintah Kabupaten Karanganyar siap menggelar Karanganyar Expo 2025 selama 10 hari mulai tanggal 22 hingga 30 November di Alun-alun Karanganyar. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-108 Kabupaten Karanganyar.

Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Karanganyar, Heru Joko Sulistyo, menjelaskan bahwa expo ini bertujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mempromosikan potensi UMKM, pariwisata, dan investasi.


“Tidak hanya memberikan bantuan modal, event ini menjadi ruang bagi UMKM untuk memamerkan produk unggulan mereka. Kami ingin dampaknya signifikan bagi pelaku usaha,” ujar Heru dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Jumat, 21 November 2025.

Lebih dari 100 stan UMKM akan berpartisipasi. Selain produk kuliner, pengunjung dapat menemukan kerajinan tangan, otomotif, serta layanan perizinan dari OPD dan PTSP.  

"Expo juga mengakomodasi pelaku usaha dari luar daerah untuk menambah variasi," terangnya. 

Untuk menarik minat masyarakat, setiap malam akan menghadirkan hiburan live music, lomba siskamling hasil kolaborasi dengan Satpol PP, serta kehadiran pasar malam sebagai daya tarik keluarga.

Pada Minggu, 23 November, juga bakal diramaikan dengan kegiatan jalan sehat peringatan HUT Korpri ke-54 yang dipusatkan di lokasi yang sama.

Puncak acara dijadwalkan pada 29 November, berupa fashion show dari Dekranasda Karanganyar untuk memperkenalkan batik khas daerah. Pemerintah juga berencana menghadirkan investor guna membuka peluang kemitraan dengan UMKM lokal.

“Harapannya UMKM kita makin dikenal dan bisa bermitra dengan usaha menengah besar, terutama dalam rantai pasok. Expo tahun ini harus berbeda, lebih meriah, dan mampu menumbuhkan ekonomi masyarakat,” pungkas Heru.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya