Berita

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat membuka acara Musyawarah Wilayah Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) wilayah Jawa Tengah di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Jaringan Usaha Koperasi Harus Dihidupkan Perkuat Ekosistem Bisnis Rakyat

JUMAT, 21 NOVEMBER 2025 | 17:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono berkeinginan untuk menghidupkan kembali Lembaga Jaringan Usaha Koperasi, untuk semakin memperkuat dan memperluas ekosistem bisnis koperasi di seluruh Indonesia.

Hal ini disampaikan papar Menkop, saat membuka acara Musyawarah Wilayah Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) wilayah Jawa Tengah di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Jumat, 21 November 2025.

"Oleh karena itu, arah eksistensi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ke depan didorong bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan banyak pelaku usaha, seperti koperasi yang sudah eksisting, BUMDes, warung-warung rakyat, hingga pasar tradisional," ungkapnya. 


Di acara yang dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Ketua Umum Dekopin Bambang Haryadi, dan Ketua Dekopinwil Jawa Tengah Andang Wahyu Triyanto, Menkop menjabarkan rencana menjadikan Ikopin University menjadi Badan Layanan Umum (BLU). 

"Tujuannya, agar kita bisa serius mencetak kader-kader koperasi yang baik dan modern," kata Ferry.

Terlebih lagi, koperasi nanti bakal memiliki dan mengelola sekitar 80 ribu lebih outlet atau gerai ritel di seluruh Indonesia. Dengan begitu, Menkop berharap produk-produk yang ada di gerai ritel Kopdes Merah Putih sebaiknya bisa diproduksi koperasi sendiri. 

"Memang, tidak semua barang bisa diproduksi koperasi. Maka, hal itu kita bisa kolaborasikan dengan pihak lain, atau bekerja sama dengan swasta," katanya.

Intinya, Ferry ingin mendorong koperasi-koperasi yang ada mulai berpikir tentang bagaimana memproduksi, membangun manufaktur, hingga membangun pabrik-pabrik. Dia merujuk banyaknya aneka produk UMKM yang sebenarnya bisa dikembangkan. Namun, pelaku UMKM itu jangan menjadi usaha perorangan atau sektor informal. 

"Mereka harus berubah menjadi sektor formal dan memiliki badan usaha. Dan badan usaha yang cocok untuk pengembangan produk UMKM adalah koperasi," terang Menkop.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya