Berita

Peserta didik menikmati MBG. (Foto: Antara)

Politik

BGN Pastikan Bahan Pabrikan Tak Lagi Dipakai dalam Program MBG

JUMAT, 21 NOVEMBER 2025 | 12:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperkuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kebijakan baru dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang menyampaikan bahwa seluruh bahan dan produk yang digunakan dalam skema MBG nantinya wajib berasal dari UMKM, bukan lagi dari pabrikan besar.

"Kita larang lho pabrikan nanti untuk menjadi, apa namanya, supplier. Jadi semua misalnya biskuit lah atau apa itu, semua sekarang harus dibuat oleh UMKM, dibuat oleh PKK setempat," ujar Nanik dalam sebuah pernyataan di Istana Merdeka Jakarta, seperti dikutip redaksi Jumat, 21 November 2025.


Ia menjelaskan bahwa sektor UMKM yang selama ini paling terdampak sekaligus paling diuntungkan dari adanya MBG adalah UMKM yang bergerak di bidang pertanian dan peternakan.

Wakil Kepala BGN itu bahkan menyebut, pelarangan pemasok MBG dari pabrik-pabrik besar akan dicantumkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) yang tengah diproses untuk mengatur program strategis tersebut.

“InsyaAllah itu, itu masuk dalam Perpres nanti, dalam Perpres keluar antara lain itu bahwa tidak ada lagi bahan pabrikan yang digunakan untuk MBG,” tandasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya