Berita

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. (Foto: YouTube Kemenkeu)

Bisnis

Realisasi Belanja Negara Hingga Oktober 2025 Tembus Rp2.593 Triliun

KAMIS, 20 NOVEMBER 2025 | 18:50 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Realisasi belanja negara hingga Oktober 2025 tercatat mencapai Rp2.593 triliun, atau setara 73,5 persen dari outlook belanja tahun ini.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara merinci realisasi tersebut terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp1.879,6 triliun atau 70,6 persen dari target, dan transfer ke daerah (TKD) Rp713,4 persen atau 82,6 persen dari outlook.

"Ini lebih tinggi dibandingkan belanja tahun lalu belanja tahun lalunya Rp1.834,5 triliun berarti tahun ini belanja pemerintah pusat itu Rp45,1 triliun lebih tinggi dibandingkan belanja pemerintah pusat tahun lalu," jelas Wamen Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa pada Kamis, 20 November 2025.


Dalam periode ini, Wamen Suahasil mengatakan realisasi belanja pemerintah pusat terdiri dari belanja kementerian atau lembaga (K/L) senilai Rp961,2 triliun dan belanja non K/L Rp918,4 triliun.

"Belanja pemerintah pusat itu memiliki dorongan kepada gerak ekonomi dan pertumbuhan ekonomi," tutur dia.

Sementara untuk TKD telah disalurkan untuk mendukung layanan publik di daerah. Angka ini turun Rp8,8 triliun dibanding periode yang sama  tahun lalu Rp722,2 triliun.

"TKD Rp713,4 triliun ini sekarang berarti ada di APBD, tapi kalau kita lihat APBD komposisi belanjanya ternyata yang ontrack hanya belanja pegawai, bayar gaji, upah, tapi belanja barang dan jasanya lebih rendah, belanja modalnya juga lebih rendah," tandasnya.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya