Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Dorongan Damai Rusia-Ukraina Tekan Harga Minyak Dunia

KAMIS, 20 NOVEMBER 2025 | 11:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia turun pada Rabu, 19 November 2025, setelah muncul laporan bahwa Amerika Serikat kembali mendorong upaya damai untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina.

Dikutip dari Reuters, harga minyak Brent turun 2,1 persen menjadi 63,51 Dolar AS per barel, sementara WTI juga melemah 2,1 persen ke level 59,44 Dolar AS per barel.

Dua sumber Reuters menyebut Washington memberi sinyal kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky agar mempertimbangkan kerangka perdamaian yang disusun AS. Rencana itu mencakup penyerahan sebagian wilayah dan beberapa jenis senjata oleh Kyiv.


Zelensky menegaskan peran Amerika sangat penting untuk mengakhiri perang yang sudah berlangsung lebih dari 3,5 tahun. Ia juga menyebut Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menawarkan format alternatif untuk proses negosiasi.

Analis menilai bahwa jika perang berakhir, Rusia berpotensi meningkatkan ekspor minyaknya, sehingga memicu kekhawatiran akan kelebihan pasokan di pasar global.

"Harga minyak bisa turun ke kisaran 50 dolar AS per barel jika pasokan minyak Rusia yang sebelumnya terkena sanksi kembali masuk ke pasar," kata Scott Shelton dari TP ICAP Group.

Meski begitu, penurunan harga terbatas karena laporan EIA menunjukkan stok minyak mentah AS turun lebih besar dari perkiraan. Analis Onyx Capital Group menambahkan bahwa pasar kini mengalami “kelelahan berita” soal perang Ukraina dan harga kemungkinan bergerak dalam rentang sempit sampai ada kepastian soal perdamaian.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya