Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Janji Prabowo Wujudkan Mobil dan Motor Buatan dalam Negeri

SELASA, 18 NOVEMBER 2025 | 14:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya membangun kemandirian industri otomotif nasional. 

Dalam pidatonya saat meluncurkan Interactive Flat Panel (IFP) untuk Program Digitalisasi Pembelajaran di SMPN 4 Kota Bekasi, Senin, 17 November 2025, Prabowo menyampaikan optimisme bahwa Indonesia segera memasuki era baru produksi kendaraan dalam negeri. 

"Indonesia nanti insyaallah akan jadi negara yang hebat. Kita akan punya mobil buatan Indonesia sendiri, motor buatan Indonesia sendiri," ujarnya.


Prabowo juga menyinggung rencana transformasi transportasi rakyat, terutama penggunaan becak listrik secara nasional. Ia menegaskan niatnya memastikan pengemudi becak tidak lagi harus bekerja di usia senja. 

"Semua becak di seluruh Indonesia harus becak pakai motor listrik. Enggak boleh lagi ada pengemudi becak usianya di atas 70 tahun. Pokoknya Indonesia akan bangkit bersama-sama. Kita menuju Indonesia yang hebat, Indonesia Emas," kata dia.

Dalam pidatonya di Sidang Kabinet Paripurna pada 20 Oktober lalu, Prabowo menargetkan mampu memproduksi mobil nasional dalam kurun waktu tiga tahun ke depan. 

Dukungan dari mitra internasional juga mulai mengemuka. Hyundai Motor Group Amb menunjukkan minat besar untuk berpartisipasi dalam pengembangan mobil nasional Indonesia. 

Ketertarikan itu disampaikan dalam pertemuan antara Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan President of Hyundai Motor Group Amb Sung Kim, di sela-sela rangkaian KTT APEC di Gyeongju, Korea Selatan, pada 30 Oktober 2025.

Di dalam negeri, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan bahwa PT Pindad akan menjadi ujung tombak produksi mobil nasional. 

Ia menyebut pembahasan teknis dan konseptual terus dimatangkan bersama BUMN tersebut untuk memastikan proyek berjalan sesuai arahan presiden. Menurut Agus, produksi mobil nasional ditargetkan dimulai pada 2027.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya