Berita

PGN memfasilitasi sembilan pelaku usaha binaan untuk tampil di ajang Surabaya Fashion Parade (SFP) 2025 bertajuk “Rebellion” (Foto: PGN)

Bisnis

Sembilan Pelaku Usaha Binaan PGN Tampilkan Kekayaan Budaya Indonesia di SFP 2025

SELASA, 18 NOVEMBER 2025 | 11:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peran besar dan sentral dalam menggerakkan perekonomian nasional. Dengan kontribusi mencapai sekitar 61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2024, penguatan sektor ini adalah hal yang krusial bagi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina menunjukkan komitmennya dalam penguatan tersebut. PGN memfasilitasi sembilan pelaku usaha binaan untuk tampil di ajang Surabaya Fashion Parade (SFP) 2025 bertajuk “Rebellion” pada 14-16 November 2025. 

Partisipasi ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan PGN untuk membantu UMKM naik kelas melalui peningkatan kapasitas dan perluasan akses pasar.


Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menegaskan bahwa fokus utama dukungan ini adalah memperkuat daya saing UMKM. 

Keikutsertaan di SFP 2025, yang merupakan platform strategis untuk bertemu buyer dan konsumen potensial, diharapkan dapat membuka peluang pengembangan bisnis yang lebih luas.

Fajriyah menekankan bahwa daya saing UMKM adalah kunci percepatan ekonomi di daerah.

“Jika UMKM mampu berdaya saing, maka penguatan ekonomi lokal akan berjalan semakin cepat. UMKM yang tumbuh berarti lapangan kerja bertambah, rantai pasok bergerak, dan nilai tambah ekonomi turut meningkat,” jelas Fajriyah, dalam keterangannya yang dikutip redaksi di Jakarta, Selasa 18 November 2025.

Ia juga berharap kehadiran UMKM binaan PGN di ajang fashion berskala besar ini dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lain untuk terus berinovasi dan berani menembus pasar yang lebih kompetitif. 

“Kami berharap pengalaman ini memberikan wawasan baru, jejaring yang lebih luas, serta peluang komersial yang dapat mendorong usaha mereka naik ke level berikutnya,” ujarnya.

Pada SFP 2025, UMKM binaan PGN menampilkan ragam karya fashion dan kriya yang merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia, seperti tenun ikat Garut, tenun Palembang, batik Solo, hingga kerajinan perak. Produk-produk ini membawa identitas kuat daerah masing-masing, memadukan estetika tradisional dengan inovasi modern.

Keberadaan UMKM dalam ajang ini juga memperkuat edukasi mengenai nilai budaya dan ketekunan perajin lokal, yang turut meningkatkan daya jual dan apresiasi publik.

 “Kami ingin memastikan bahwa para pelaku UMKM tidak hanya dikenal karena produknya yang menarik, tetapi juga dipahami bahwa setiap karya memiliki nilai budaya, ketekunan, dan cerita yang patut diapresiasi,” pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya