Berita

Abdul Wahid (tengah) saat digelandang petugas KPK menuju tahanan. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

KPK Periksa Tiga Pramusaji Rumah Dinas Gubernur Riau

SENIN, 17 NOVEMBER 2025 | 13:34 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil sejumlah saksi terkait kasus pemerasan dan gratifikasi yang menjerat Abdul Wahid sebagai tersangka. Mereka di antaranya tiga pramusaji rumah dinas Gubernur Riau.

"Pemeriksaan akan dilakukan di Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Riau," kata Jurubicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan siang ini, Senin 17 November 2025.

Tiga pramusaji yang dipanggil sebagai saksi adalah Muhammad Syahrul Amin, Alpin, dan Mega Lestari. Selain mereka penyidik memanggi dua saksi lainnya yakni Rifki Dwi Lesmana selaku ASN P3K Dinas PUPR Pemprov Riau dan Hari Supristianto selaku staf perencanaan Dinas Pendidikan Pemprov Riau.


Kasus pemerasan dan gratifikasi yang menjerat Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid bermula dari operasi tangkap tangan pada Senin, 3 November 2025. Selain Abdul Wahid, KPK menetapkan dua orang lainnya sebagai tersangka yakni M Arief Setiawan selaku Kepala Dinas PUPR PKPP Pemprov Riau, dan Dani M Nursalam selaku Tenaga Ahli Gubernur Riau. 

Abdul Wahid melalui orang kepercayaannya diduga memungut fee 5 persen dari kepala UPT di Dinas PUPR yang mendapat penambahan anggaran dari Rp71,6 miliar menjadi Rp177,4 miliar. Pungutan disertai ancaman pencopotan dan dikenal dengan istilah jatah preman.

KPK menduga telah terjadi tiga kali penyerahan fee jatah preman senilai Rp4,05 miliar dari Rp7 miliar kesepakatan awal bersama kepala UPT dan jajaran Dinas PUPR. Dari jumlah angka tersebut yang masuk ke dompet Abdul Wahid sebanyak Rp2,25 miliar.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya