Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Bitcoin Bertengger Lesu di Sekitar 95.150 Dolar AS

SENIN, 17 NOVEMBER 2025 | 13:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin terus melemah dalam beberapa hari terakhir. Hingga Senin siang, 17 November 2025, BTC turun sekitar 0,8 persen ke posisi 95.150 Dolar AS, menurut CoinMarketCap.

Penurunan ini semakin dalam karena Bitcoin jatuh menembus garis rata-rata 50-minggu, level penting yang selama ini menjadi penahan harga di sekitar 102.868 Dolar AS. Begitu batas ini jebol, sistem perdagangan otomatis memicu aksi jual tambahan dan membuat kepercayaan pasar semakin turun.

Meski indikator teknikal RSI menunjukkan Bitcoin sudah masuk area jenuh jual, sinyal teknikal lain masih menunjukkan banyak hambatan bagi BTC untuk kembali naik. Agar tren turun patah, harga perlu kembali ke atas rata-rata 50 -- minggu tersebut.


Dari sisi sentimen, rencana pajak baru Jepang ikut membuat pasar ragu. Otoritas Keuangan Jepang (FSA) mengusulkan agar mulai 2026, Bitcoin dan lebih dari 100 aset kripto lain dikategorikan sebagai produk keuangan, dengan pajak capital gain turun dari 55 persen menjadi 20 persen.

Rencana ini dinilai positif untuk jangka panjang, terutama bagi investor besar, tetapi karena baru berlaku dua tahun lagi dan belum jelas detailnya, pasar justru merespons dingin. Selain itu, sebagian trader Jepang disebut melakukan profit taking menjelang batas pajak 2025 sehingga tekanan jual meningkat.

Sentimen pasar kripto kini berada di level “ketakutan ekstrem”, terendah sejak Maret 2025. Dalam beberapa hari terakhir, lebih dari 270 juta Dolar AS posisi Bitcoin terpaksa ditutup (dilikuidasi), sementara arus keluar ETF kripto mencapai 1,11 miliar Dolar AS.

Kondisi ini membuat pasar semakin tipis likuiditasnya dan memperkuat efek domino ketika kepanikan investor kian besar.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya