Berita

Kemlu RI (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Global

Kemlu Pulangkan 300 WNI Rentan dari Johor Bahru

JUMAT, 14 NOVEMBER 2025 | 09:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memulangkan 300 WNI/PMI kelompok rentan dari Johor Bahru, Malaysia. 

Disebutkan bahwa langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah melindungi warga negara yang menghadapi situasi sulit di luar negeri. 

“Sebagai bentuk kehadiran negara dalam perlindungan WNI, Kementerian Luar Negeri kembali memfasilitasi pemulangan WNI/PMI kelompok rentan dari Johor Bahru, Malaysia,” ungkap Kemlu dalam pernyataannya, seperti dikutip Jumat, 14 November 2025. 


Proses pemulangan dilaksanakan pada 13 November 2025 melalui jalur laut, dengan seluruh WNI tiba di Pelabuhan Ferry Batam Center, Kepulauan Riau. Dari total 300 orang, terdapat 221 laki-laki, 66 perempuan, 5 anak laki-laki, dan 8 anak perempuan. 

Mereka termasuk kategori rentan, seperti lansia, ibu hamil, ibu dengan anak, anak tanpa pendamping, serta WNI/PMI yang sudah lebih dari enam bulan berada di Depot Tahanan Imigresen (DTI) dan mengalami kendala finansial.

Pemulangan dilakukan dalam dua kloter, masing-masing melalui Pelabuhan Pasir Gudang, Johor, dan Pelabuhan Ferry Batam Center. 

Seluruh proses keberangkatan hingga kedatangan dikoordinasikan antara Kemenlu, KJRI Johor Bahru, dan berbagai lembaga terkait untuk memastikan kelancaran dan keamanan rombongan.

Setiba di Batam, penanganan lanjutan dipimpin oleh BP3MI Kepulauan Riau melalui P4MI Batam, dengan dukungan sejumlah instansi. 

“Proses koordinasi ketibaan hingga pemulangan ke daerah asal dan proses rehabilitasi dan reintegrasi dikoordinasikan oleh BP3MI Kepulauan Riau c.q. P4MI Batam dan didukung K/L terkait,” jelas Kemlu.

Para WNI/PMI yang dipulangkan mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas bantuan pemerintah yang memungkinkan mereka kembali ke tanah air. 

Mereka menyebut kepulangan ini sebagai kelegaan besar setelah menghadapi kondisi sulit di detensi imigrasi Malaysia.

Banyak di antara mereka segera melanjutkan perjalanan menuju daerah asal masing-masing setelah menjalani pemeriksaan kesehatan dan pendataan.

Menutup laporannya, Kemlu kembali mengingatkan masyarakat agar mematuhi aturan resmi sebelum bekerja di luar negeri.

“Kementerian Luar Negeri kembali menghimbau masyarakat untuk selalu mengikuti hukum dan peraturan yang berlaku apabila akan bekerja di luar negeri,” tegas Kemlu.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya