Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Bisnis

Harga Emas Dunia Anjlok Setelah Pemerintahan AS Dibuka Kembali

JUMAT, 14 NOVEMBER 2025 | 07:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia anjlok karena adanya aksi jual besar-besaran di pasar setelah Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengakhiri penutupan (shutdown) dan kembal beroperasi ag setelah 43 hari.

Dikutip dari Reuters, emas spot turun 1,1 persen menjadi 4.151,86 Dolar AS per ons pada penutupan perdagangan Kamis 13 November 2025, setelah sempat menyentuh 4.244,94, tertinggi sejak 21 Oktober.

Sedangkan emas berjangka AS ditutup melemah 0,5 persen menjadi 4.194,50 per ons


Logam mulia terseret aksi jual luas yang juga menekan saham, obligasi, Dolar AS, dan kripto. Analis menyebut ini sebagai pola klasik buy the rumor, sell it all (beli saat rumor, jual semuanya) setelah ketidakpastian politik (penutupan pemerintah) berakhir.

Awalnya, pasar emas dan perak menguat karena adanya harapan bahwa data ekonomi pasca-penutupan pemerintah akan lemah, yang bisa mendorong Federal Reserve (The Fed) untuk memotong suku bunga. Suku bunga rendah menguntungkan emas karena emas tidak memberikan imbal hasil.

Namun, kekhawatiran inflasi dan sinyal stabilitas pasar tenaga kerja (meski ada indikasi pelemahan) membuat pejabat The Fed bersikap hati-hati.  Ketua The Fed, Jerome Powell, menegaskan pemotongan suku bunga tambahan belum tentu terjadi.

Bukan han emas, logam lainnya ikut terjngkal. Perak spot turun drastis 2,3 persen menjadi 52,18 Dolar AS per ons. Platinum merosot 2,8 persen menjadi 1.569,65 Dolar AS per ons. Paladium menyusut 3,7 persen menjadi 1.419,75 Dolar AS per ons.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya