Berita

Proses evakuasi jenazah seorang mahasiswa di kamar kos, kawasan Banaran, Gunungpati, Semarang. (Foto: RMOLJateng/Istimewa)

Nusantara

Mahasiswa Ditemukan Tewas Sudah Berbau di Kamar Kos

JUMAT, 14 NOVEMBER 2025 | 03:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Seorang mahasiswa ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya yang terletak di Banaran, Gunungpati, Semarang, Kamis, 13 November 2025. 

Penghuni kos dan warga memperkirakan kematian sudah sejak beberapa hari bahkan sekitar satu minggu. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUP Dr Kariadi Semarang untuk menjalani pemeriksaan di ruang mayat. 

Lokasi kejadian diperiksa polisi dan petugas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). 


Kapolsek Gunungpati Kompol Agung Raharjo menjelaskan, penemuan dari adanya laporan langsung dilakukan penanganan dan evakuasi korban. 

"Langsung jajaran menuju ke lokasi untuk evakuasi dan pemeriksaan," kata Agung dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Jumat, 14 November 2025. 

Belum diketahui penyebab persis mahasiswa itu meninggal. Namun, hasil akan dipastikan dengan pemeriksaan jenazah di rumah sakit. 

Kapolsek Gunungpati menjelaskan bahwa kondisi jenazah juga sudah berbau selama berhari-hari berada di kamar. 

Tetapi, saksi curiga beberapa hari ini dan ternyata ditemukan ada mahasiswa yang meninggal. 

"Saksi kaget dan mencari sumber bau ternyata asalnya dari dalam kamar. Kami mendapatkan laporan dan membawa mayat yang ditemukan ke rumah sakit," pungkas dia.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya