Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Pasar Eropa Bersinar: STOXX 600 Tembus Rekor

KAMIS, 13 NOVEMBER 2025 | 07:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa kembali mencatatkan rekor penutupan tertinggi, didorong lonjakan saham sektor keuangan dan optimisme akan segera berakhirnya penutupan pemerintahan Amerika Serikat (AS) yang telah berlangsung selama 42 hari.

Indeks pan-Eropa STOXX 600 menguat 0,71 persen atau 4,10 poin ke level 584,23, pada penutupan perdagangan Rabu 12 November 2025 waktu setempat, menandai rekor tertinggi dua hari beruntun.

Bursa utama kawasan turut menguat, dengan DAX Jerman naik 1,22 persen ke 24.381,46, CAC 40 Prancis meningkat 1,04 persen ke level 8.241,24, dan FTSE 100 Inggris bertambah 0,12 persen ke 9.911,42.


Sentimen positif pasar ditopang ekspektasi bahwa DPR AS segera menyetujui kesepakatan untuk mengakhiri kebuntuan anggaran yang menghambat publikasi data ekonomi penting. Investor juga menilai tanda-tanda pelemahan ekonomi AS bisa membuka peluang pelonggaran kebijakan moneter oleh Federal Reserve.

“Harapan berakhirnya penutupan pemerintahan AS memang menjadi katalis utama, tetapi lonjakan pasar Eropa terutama disokong oleh laporan keuangan korporasi yang kuat,” kata Nick Saunders, CEO Webull UK, dikutip dari Reuters.

Sektor perbankan menjadi pendorong utama kenaikan indeks, dengan saham ABN Amro naik 2,6 persen setelah mencatat laba kuartalan di atas ekspektasi dan mengumumkan akuisisi NIBC Bank. Sepanjang tahun ini, saham-saham keuangan Eropa memang mengungguli kinerja pasar secara keseluruhan, terutama di Spanyol dan Italia.

Saham SSE Inggris melesat 16,8 persen usai mengumumkan rencana investasi lima tahun senilai 44,3 miliar Dolar AS untuk memperluas bisnis energi terbarukan. Saham Infineon, Jerman, melonjak 6,9 persen setelah menaikkan proyeksi penjualan chip untuk pusat data berbasis AI. 

Secara keseluruhan, reli pasar Eropa menunjukkan kombinasi antara optimisme makroekonomi global dan kinerja korporasi yang solid, dengan sektor keuangan tetap menjadi tulang punggung kenaikan indeks kawasan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya