Berita

Fasilitator Rumah BUMN Telkom percepat digitalisasi UMKM Binaan. (Foto: Humas Telkom)

Bisnis

Telkom Bantu UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Digital

KAMIS, 13 NOVEMBER 2025 | 06:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui Rumah BUMN memperkuat komitmennya dalam mendukung kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menghadirkan program pelatihan digital yang komprehensif. 

Inisiatif ini bertujuan meningkatkan daya saing dan inovasi UMKM binaan agar mampu naik kelas di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Beberapa UMKM seperti Dupa Dubali, Rotenbi, dan Kopi Gunung Catur telah merasakan langsung manfaat dari pendampingan berkelanjutan ini.

Para fasilitator Rumah BUMN secara aktif mendampingi UMKM dalam berbagai program pembinaan yang berfokus pada transformasi digital. Pelatihan yang diberikan mencakup Content Marketing, Dasar Digital Bisnis, Dasar Digitalisasi Produk Telkom, dan Social Media Awareness. 


Pendekatan holistik ini dirancang untuk membekali pelaku usaha dengan keterampilan digital yang diperlukan di era modern.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom Hery Susanto menegaskan bahwa program pembinaan ini merupakan inisiatif Social Responsibility Center (SRC) Telkom. 

“Telkom hadir dengan program pembinaan yang ditujukan untuk meningkatkan dan mengembangkan ilmu UMKM binaan Telkom agar bisa lebih baik, lebih maju, dan memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar,” jelas Hery dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu malam, 12 November 2025.

Program pendampingan digitalisasi UMKM oleh Telkom mencakup berbagai aktivitas strategis. 

Fasilitator membantu dalam sosialisasi dan registrasi platform digitalisasi usaha seperti KasirAja, IndibizPay, dan berbagai aplikasi pendukung UMKM lainnya. 

Mereka juga memandu UMKM dalam memanfaatkan marketplace seperti PaDi UMKM, serta menyelenggarakan pelatihan digital marketing dan pameran offline di tingkat lokal, regional, maupun nasional.

Fasilitator Rumah BUMN Tarakan, Mariyati yang telah mengabdi sejak 2017, mengungkapkan bahwa cinta dan komitmen terhadap kemajuan UMKM binaan menjadi motivasi utamanya. 

“Dengan pendampingan berkelanjutan, kami percaya setiap pelaku usaha mampu naik kelas, berinovasi, dan menjadi bagian dari penggerak ekonomi daerah yang tangguh,” ujar Mariyati.

Ia berharap UMKM binaan dapat semakin meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, serta memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan usaha.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya