Berita

Peletakan batu pertama Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Nelayan (SPBUN) KUD Bina Mina di Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur. (Foto: Dok. Pertamina Patra Niaga)

Bisnis

Pertamina Dorong Ketahanan Energi Pesisir Lewat SPBUN Bina Mina

RABU, 12 NOVEMBER 2025 | 22:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Nelayan (SPBUN) KUD Bina Mina di Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur menjadi langkah strategis untuk menghadirkan akses energi lebih dekat kepada nelayan.

Peletakan batu pertama SPBUN KUD Bina Mina dihadiri Menteri Koperasi, Ferry Juliantono; Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra; dan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, Rabu, 13 November 2025.

“Kami memberikan dukungan penuh atas program-program yang telah ditetapkan pemerintah, khususnya dalam penyediaan energi, SPBUN juga bagian dari program Pak Presiden melalui Kampung Nelayan Merah Putih," kata Mars Ega.


Melalui SPBUN, Pertamina Patra Niaga terus berupaya memberikan layanan terbaik dari sisi availability atau ketersediaan produk, accessibility atau kemudahan akses, acceptability atau kualitas yang dapat diterima, serta sustainability atau keberlanjutan bisnisnya.

Tidak hanya BBM subsidi, Pertamina Patra Niaga juga akan mendorong penyaluran LPG subsidi dan nonsubsidi melalui Kopdes Merah Putih.

Khusus masyarakat nelayan, Pertamina akan menambah outlet layanan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan energi bersubsidi yang terjangkau, namun tetap akuntabel.

Saat ini Pertamina Patra Niaga telah mengoperasikan 416 SPBUN di seluruh Indonesia dengan 94 unit dalam tahap pembangunan. Sementara di Kecamatan Labuhan Maringgai, ada sekitar 7.000 nelayan dengan kebutuhan BBM mencapai 10 kiloliter per hari.

Sementara itu, Menteri Ferry menegaskan bahwa kehadiran SPBUN berbasis koperasi adalah wujud nyata dari ekonomi gotong royong yang berkeadilan.

“Groundbreaking SPBUN berbasis koperasi ini adalah upaya konkret mendorong pemerataan energi bagi nelayan. Pemerintah, Pertamina Patra Niaga, dan gerakan koperasi bergerak cepat agar nelayan memperoleh BBM tepat sasaran, mudah diakses, dan efisien untuk kegiatan melaut,” ujar Ferry.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya