Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Politik

Airlangga: Pemerintah Kebut Perpres Penguatan Logistik Nasional

RABU, 12 NOVEMBER 2025 | 21:44 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah terus mempercepat penyusunan Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Penguatan Logistik Nasional sebagai upaya memperbaiki efektivitas rantai pasok sekaligus menekan biaya logistik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa regulasi baru ini akan menjadi kerangka utama dalam memperkuat sistem logistik nasional agar lebih efisien dan berdaya saing global.

“Pemerintah terus mendorong dan mempersiapkan penetapan rancangan perpres terkait penguatan logistik nasional. Ini komitmen kami untuk membangun sistem logistik yang lebih efektif, efisien, dan berdaya saing,” ujarnya dalam keterangan video di ALFI Convex 2025 di ICE BSD, Tangerang, pada Rabu 12 November 2025.


Ia memaparkan, rancangan kebijakan tersebut mencakup tiga strategi yaitu konektivitas infrastruktur logistik, digitalisasi dan integrasi layanan logistik, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta penyedia jasa logistik.

Airlangga menekankan bahwa transformasi logistik nasional tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan harus melibatkan seluruh pihak terkait.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kami mengundang seluruh pemangku kepentingan untuk menjadi bagian dari transformasi besar ini,” tutur dia.

Sementara itu, Ketua Umum DPP ALFI, Akbar Djohan, menegaskan dukungan penuh asosiasinya terhadap langkah pemerintah.

“Kami sebagai arsitek ekosistem rantai pasok nasional berkomitmen mendukung seluruh arahan pemerintah, termasuk program strategis penguatan logistik,” tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya