Berita

Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kepulauan Riau (Kepri) melakukan audiensi dengan Kapolda Kepri, Irjen Asep Safrudin. (Foto: JMSI Kepri)

Nusantara

Kapolda Kepri Apresiasi Penerbitan Buku Bahaya TPPO

RABU, 12 NOVEMBER 2025 | 13:28 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kepulauan Riau (Kepri) melakukan audiensi dengan Polda Kepri. 

Kedatangan jajaran pengurus JMSI Kepri ini disambut langsung oleh Kapolda Kepri, Irjen Asep Safrudin didampingi Kabid Propam, Kombes Eddwi Kurniyanto.

Ketua JMSI Kepri, Eddy Supriatna mengatakan, audiensi ini merupakan bagian dari rangkaian agenda JMSI Kepri menjelang Musyawarah Daerah (Musda) II pada Desember 2025 mendatang.


Selain itu, di hadapan Kapolda Kepri, Eddy juga memamerkan buku berjudul "Tolak jadi Korban TPPO" yang akan diluncurkan pada Desember 2025 mendatang sekaligus pembukaan Musda II JMSI Kepri.

"Cikal bakal terbitnya buku ini berangkat dari Program JMSI Kepri sebelumnya dengan melakukan sosisialisasi TPPO kepada pelajar dari 50 sekolah tingkat SMA/SMK se-Kota Batam pada 23 Oktober 2025 lalu," kata Eddy melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu 12 November 2025.

"Kita ingin nanti para pelajar sebagai ujung tombak dalam memerangi TPPO, karena mereka lah yang rentan akan terjadi kasus TPPO," kata Eddy.

Menanggapi itu, Irjen Asep Safrudin mengapresiasi langkah dan Program JMSI Kepri. "Saya mewakili jajaran Polda Kepri mengapresiasi setinggi-tingginya atas karya Buku ini. Tentunya ini adalah langkah awal pencegahan dini TPPO terhadap pelajar di Kepri," katanya.

Sebagai dukungannya atas terbitnya buku "Tolak jadi Korban TPPO", Kapolda Kepri akan mengajak dan berkoordinasi kepada seluruh jajarannya tingkat Polsek, Polres dan para PJU Polda Kepri untuk berpartisipasi dan memberikan sumbangsih pada oplah buku.

Peluncuran buku sekaligus pembukaan Musda II JMSI Kepri di One Batam Mall pada 2 Desember 2025 mendatang nantinya akan dibuka langsung oleh Kapolda Kepri, Irjen Asep Safrudin.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya