Berita

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Bisnis

65 Persen Anggaran ESDM 2026 Dialokasikan untuk Listrik Gratis hingga Jargas

RABU, 12 NOVEMBER 2025 | 11:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengambil langkah tegas untuk memastikan pembangunan sektor energi dirasakan hingga ke pelosok negeri. Untuk tahun anggaran 2026, Kementerian menyiapkan dana jumbo sebesar Rp10,12 triliun.

Alokasi ini bukan didominasi proyek-proyek raksasa. Justru, dana sebesar Rp6,56 triliun, atau hampir 65 persen dari total anggaran, diarahkan pada program yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Rencana program tahun 2026 dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) yang telah disetujui Dewan dan Pemerintah sebesar Rp10,12 triliun. Dari jumlah itu, alokasi program prorakyat mencapai Rp6,56 triliun,” ujar Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dalam rapat kerja dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 11 November 2025. 


Komitmen prorakyat ini terwujud dalam beberapa program utama. Salah satunya adalah upaya meringankan beban ekonomi petani melalui penyediaan 14.000 paket konverter kit (konkit) yang memungkinkan mesin pertanian mereka menggunakan bahan bakar gas yang lebih efisien.

Selain itu, ESDM fokus pada penyediaan akses energi yang layak. Sebanyak 250 ribu rumah tangga ditargetkan menerima Bantuan Pemasangan Listrik Baru (BPBL) dengan alokasi Rp500 miliar, sementara Rp1 triliun lainnya dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur listrik desa, sebuah proyek yang ditargetkan tuntas bertahap hingga 2029.

Energi bersih juga menjadi prioritas. Kementerian berencana membangun jaringan gas rumah tangga (jargas) di berbagai wilayah, serta memasang 60 unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), 100 unit PLTS pompa air pertanian, dan tiga unit Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di daerah terpencil. PLTS pompa air ini secara khusus dirancang untuk membantu petani mengairi lahan mereka tanpa biaya listrik yang mahal.

Menteri Bahlil menegaskan bahwa arah kebijakan 2026 sangat jelas, yakni menitikberatkan pada pemerataan akses energi dan peningkatan nilai tambah ekonomi daerah.

"Program ini menjadi fokus agar masyarakat di desa-desa juga merasakan hasil pembangunan sektor energi,” tegas Bahlil, memastikan bahwa manfaat pembangunan tidak hanya terkonsentrasi di perkotaan. 

Dana Rp10,12 triliun ini bersumber dari Rupiah Murni (75,9 persen), PNBP (18 persen), dan BLU (6,1 persen), dengan porsi terbesar didistribusikan ke Ditjen Migas, Ditjen Ketenagalistrikan, serta Ditjen EBTKE dan Minerba. Dengan kesiapan struktur ini, ESDM menargetkan program-program strategis 2026 dapat segera berjalan efektif, dengan persiapan teknis dan finalisasi kontrak dilakukan dalam dua bulan terakhir tahun ini agar eksekusi dapat dimulai cepat pada Januari mendatang.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya