Berita

Presiden Prabowo Subianto memimpin Ratas di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Selasa, 11 November 2025 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Sempat Tunda Perjalanan ke Sydney Dua Jam untuk Ratas

SELASA, 11 NOVEMBER 2025 | 15:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menunda perjalanan ke Sydney Australia selama dua jam demi menggelar rapat terbatas (atas) di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Selasa, 11 November 2025.

Kabar itu diungkap oleh  Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis. Dikatakan bahwa rapat tertutup itu digelar sebelum Presiden bertolak menuju Sydney dan melibatkan sejumlah pejabat tinggi negara.

“Presiden Prabowo Subianto menunda jadwal penerbangan selama dua jam untuk memimpin rapat khusus di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Selasa, 11 November 2025,” kata Teddy.


Dalam foto yang dibagikan tampak pejabat pemerintah yang hadir dalam rapat yakni Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), serta Teddy sendiri.

Dalam arahannya, Prabowo menegaskan pentingnya tata kelola keuangan negara yang akuntabel serta berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat. Ia mengingatkan bahwa seluruh anggaran, terutama yang bersumber dari uang rakyat, harus digunakan secara bertanggung jawab dan tepat waktu.

“Setiap rupiah uang rakyat yang dialokasikan harus tepat sasaran dan harus digunakan sesuai periode waktu yang ditetapkan, termasuk dana di daerah, yang juga merupakan uang rakyat,” tegas Presiden Prabowo sebagaimana disampaikan oleh Seskab Teddy.

Lebih lanjut, Seskab Teddy menyampaikan bahwa Presiden juga memberikan instruksi khusus kepada Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi untuk memperkuat koordinasi lintas kementerian dan memastikan penyerapan anggaran berjalan optimal menjelang akhir tahun.

“Presiden juga menugaskan Menteri Sekretaris Negara untuk segera mengoordinasikan serta memeriksa penyerapan anggaran dan penggunaan transfer ke daerah yang dikelola oleh para kepala daerah menjelang akhir tahun ini,” tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya