Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: Tangkapan layar YouTube MirrorNow)

Dunia

Trump Ancam Tuntut BBC Rp25 Triliun karena Pidatonya Diedit

SELASA, 11 NOVEMBER 2025 | 13:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden AS Donald Trump mengancam akan menuntut BBC hingga 1 miliar Dolar AS (sekitar Rp25 triliun), menuduh lembaga penyiaran Inggris itu memotong pidatonya secara menyesatkan dalam dokumenter Panorama tentang peristiwa penyerbuan Gedung Capitol di Washington pada 6 Januari 2021. 

Dikutip dari Associated Press, Selasa 11 November 2025, ancaman itu muncul setelah dua pejabat tertinggi BBC, Direktur Jenderal Tim Davie dan Kepala Berita Deborah Turness, mundur pada hari Minggu karena kontroversi tersebut. Keduanya mengakui adanya kesalahan dalam penyuntingan yang membuat seolah-olah Trump menyerukan kekerasan.

Ketua BBC Samir Shah meminta maaf kepada publik dan politisi, mengatakan, “Kami menerima bahwa cara pidato itu diedit memang memberikan kesan seruan langsung untuk tindakan kekerasan," katanya.


Surat dari pengacara Trump menuntut BBC mencabut pernyataan “palsu dan mencemarkan nama baik”, meminta maaf secara terbuka, serta memberikan kompensasi. Jika tidak, mereka akan menghadapi gugatan besar di pengadilan.

Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump menuduh BBC sebagai “jurnalis korup yang mencoba ikut campur dalam Pemilu Presiden”, dan menyebut kasus ini sebagai “hal yang mengerikan bagi demokrasi”.

BBC mengakui kesalahan teknis dalam pengeditan pidato, di mana bagian yang dihapus adalah kalimat Trump yang menyerukan demonstrasi “secara damai dan patriotik”. Namun lembaga penyiaran berusia 103 tahun itu menegaskan tidak ada bias politik yang disengaja.

Kasus ini menambah tekanan terhadap BBC yang kini menghadapi sorotan publik soal netralitas dan integritas jurnalistiknya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya