Berita

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyerahkan secara simbolis kunci rumah layak huni ke warga Desa Tunjung, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu 8 Oktober 2025. (Foto: Astra)

Bisnis

Astra Komitmen Perkuat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat

SELASA, 11 NOVEMBER 2025 | 05:26 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro menegaskan bahwa penyediaan hunian yang aman dan layak merupakan salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penegasan sampaikan saat menerima kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait ke Desa Tunjung, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu 8 Oktober 2025.

Astra melalui program Rumah Layak Huni (RLH) telah memulai pembangunan 250 unit rumah di Banyumas dan Garut sebagai tahap awal menuju capaian pembangunan 1.000 unit hunian bagi masyarakat di berbagai wilayah.


"Pemenuhan kebutuhan hunian layak adalah langkah mendasar dalam menciptakan kualitas hidup yang lebih baik. Rumah bukan hanya tempat tinggal, melainkan ruang tumbuh bagi generasi penerus. Melalui kolaborasi yang berkesinambungan, kami percaya masyarakat dapat memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berkembang dan berdaya," ujar Djony Bunarto Tjondro.

Pelaksanaan groundbreaking pembangunan RLH oleh Astra dilaksanakan pada 20 Agustus 2025 yang menjadi tanda dimulainya pembangunan 250 unit RLH gratis di dua wilayah binaan Desa Sejahtera Astra yang juga menjadi lokasi hutan karbon Astra, yaitu 165 unit di Banyumas, Jawa Tengah dan 85 unit di Garut, Jawa Barat. Program yang ditargetkan akan membangun 1.000 unit rumah ini menjadi langkah nyata komitmen Astra untuk turut serta membangun Indonesia.

Selain memberikan dukungan pembangunan fisik, Astra juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat setempat dalam proses pembangunan. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat rasa memiliki dan gotong royong, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan tempat tinggal secara berkelanjutan.

Astra adalah salah satu perusahaan publik terbesar di Indonesia, yang terdiri dari 302 anak perusahaan, ventura bersama serta entitas asosiasi, didukung lebih dari 190 ribu karyawan. Dipimpin Djony Bunarto, Astra memiliki rekam jejak kontribusi publik dan sosial yang baik melalui empat pilar, yang terdiri dari kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan serta sembilan yayasan yang turut berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia sekaligus mendukung masyarakat yang inklusif dan sejahtera.

Semangat Astra dalam mendukung program RLH ini sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.

Adapun Menteri PKP Maruarar Sirait dalam kesempatan tersebut bersama Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto serta Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada dua penerima manfaat binaan Astra, yaitu Sakam Hendro Raharjo dan Anwar Mualif. Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah, namun juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan sosial dan tumbuh kembang keluarga di tingkat desa.




Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya