Berita

Mahasiswa ITB dan Telkom University berfoto bersama saat menerima penghargaan sebagai pemenang UNESCO Youth Hackathon 2025 di Kolombia.(Foto: Dokumentasi MIL Point)

Tekno

Karya Mahasiswa Telkom University dan ITB Menangkan Kompetisi UNESCO

SELASA, 11 NOVEMBER 2025 | 04:11 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Telkom University memenangkan kompetisi UNESCO Youth Hackathon 2025 yang berlangsung di Kolombia akhir Oktober lalu. 

UNESCO Youth Hackathon merupakan ajang inovasi global yang mendorong pemuda untuk memberikan solusi digital inovatif dalam melawan misinformasi, serta penggunaan media bertanggung jawab. 

Kemenangan tim asal Indonesia ini diraih setelah mereka merancang proyek berupa game interaktif dan edukatif bernama MIL Point. Game ini dibuat untuk memerangi hoax dan misinformasi yang marak saat ini.


“Dengan menggabungkan kegiatan offline interaktif dan pembelajaran digital, MIL Point bertujuan menciptakan ekosistem yang menyenangkan, inklusif, dan mendorong pola pikir kritis serta perilaku bermedia yang bertanggung jawab di semua generasi,” kata Project Lead MIL Point, Wynneth Artdelyn Jees,  dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin malam, 10 November 2025.
 
Menariknya, game ini hadir di dalam sebuah layar portabel bernama MIL Box, yang akan ditempatkan di beberapa area publik dan tersebar di sejumlah kota di Indonesia.

Dengan MIL Box, pengunjung akan bisa memainkan game sederhana. Game ini akan menguji kemampuan mereka untuk mendeteksi hoaks, misinformasi, dan miskonsepsi.

Mereka juga akan mendapatkan informasi terverifikasi yang meluruskan informasi keliru tersebut. Setelah mendapatkan informasi yang terverifikasi dan akurat, mereka bisa membaginya ke lebih banyak orang.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya