Berita

Kolase Ferry Irwandi, Ahmad Sahroni dan Denny Sumargo. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Kesaksian Ferry Irwandi dan Denny Sumargo Perkuat Alibi Sahroni

SELASA, 11 NOVEMBER 2025 | 03:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Anggota DPR nonaktif Ahmad Sahroni melalui tayangan Youtube Total Politik yang direkam pada 15 September 2025, menegaskan dirinya berada di Jakarta, tepatnya di kediaman saat tragedi penjarahan 30 Agustus terjadi. 

Ia menyebut, keberadaannya dapat dengan mudah dibuktikan melalui data Imigrasi.

“Jadi orang bilang gue ke luar negeri, nggak ada, super fitnah banget. Itu kan gampang ngeceknya ke Imigrasi,” ujar Sahroni dalam tayangan tersebut dikutip redaksi pada Senin malam, 10 November 2025.


Influencer Ferry Irwandi dalam unggahan video di akun Instagram-nya, menyatakan telah mengonfirmasi langsung kepada Sahroni terkait kabar keberadaannya.

“Masalah ke luar negeri juga gua tanyain ke Pak Ahmad Sahroni. Dia sempat ke luar negeri memang ke Singapura tapi urusan kerjaan kata dia, dan dua atau tiga hari sebelum aksi penjarahan itu dia udah di Jakarta,” ujar Ferry.

Keberadaan Sahroni pun turut dikonfirmasi secara langsung oleh Denny Sumargo. Pria yang kerap disapa Densu itu mengaku bertemu Sahroni sehari sebelum penjarahan.

"Memang benar. Jadi kalau saya nggak salah pada tanggal 30 Agustus sebelum rumah Ahmad Sahroni dijarah itu, saya tanggal 29 nya sore itu memang bertemu dengan Ahmad Sahroni di rumahnya," kata Densu dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi.

Kesaksian Denny Sumargo ini pun sekaligus membantah isu hoax yang mengatakan Sahroni tengah berada di luar negeri sesaat sebelum dan saat penjarahan.

“Melalui salah satu rekan saya menghubungi beliau. Karena saya mendengar isu bahwa Ahmad Sahroni saat itu kabur ke luar negeri. Ternyata pada saat itu beliau ada di rumah, dan dia baru dari Singapore kalau nggak salah keterangannya. Dan dia nggak lari ke luar negeri,” jelas Densu.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya