Berita

Kepala BRIN Arif Satria (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Kepala BRIN Baru Bakal Dorong Penguatan Science Techno Park Daerah

SENIN, 10 NOVEMBER 2025 | 18:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menegaskan komitmennya untuk mempercepat penguatan ekosistem riset dan inovasi di daerah. 

Hal itu ia sampaikan usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin sore, 10 November 2025. 

Arif menilai bahwa tantangan pembangunan di Indonesia tidak bisa diselesaikan hanya melalui kebijakan di tingkat pusat. Ia menekankan pentingnya konsolidasi vertikal antara BRIN dan pemerintah daerah agar riset dan inovasi benar-benar menjawab kebutuhan lokal.


“Nah, secara vertikal kita juga perlu mengkonsolidasi dengan daerah, sehingga badan riset inovasi daerah ini harus benar-benar diperkuat agar bisa mampu menyelesaikan masalah-masalah lokal,” ujar Arif kepada awak media.

Salah satu langkah konkret yang ia prioritaskan adalah percepatan pengembangan Science Techno Park di seluruh daerah. Arif menyebut fasilitas tersebut sebagai jembatan penting antara dunia riset dan industri.

“Jadi di setiap daerah kalau memiliki Science Techno Park, itu akan menjadi pilar bagi ekonomi daerah,” ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa Science Techno Park merupakan institusi strategis yang menghubungkan hasil riset dengan kebutuhan industri sekaligus fokus pada keunggulan daerah masing-masing.

“Dengan adanya Science Techno Park daerah, dengan fokus pada bidang keunggulan daerah, insyaallah masalah-masalah yang ada di daerah ini bisa diselesaikan," tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya