Berita

PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat). (Foto: Telkomsat)

Tekno

Telkomsat Gandeng UEA Ciptakan Konektivitas Berbasis Satelit

SENIN, 10 NOVEMBER 2025 | 14:51 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) dengan Space42 PLC untuk menjajal potensi kolaborasi dalam pengembangan layanan konektivitas berbasis satelit di Indonesia.

Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abd Rauf mengatakan, kolaborasi anak usaha Telkom dengan perusahaan asal Uni Emirat Arab ini (UEA) dilakukan untuk memperkuat penyediaan solusi komunikasi yang mampu menjangkau area tak terlayani infrastruktur terestrial, serta mendukung kesiapan komunikasi strategis nasional.

“Konektivitas berbasis satelit akan tetap menjadi elemen kunci dalam arsitektur jaringan nasional, terutama untuk menjamin keandalan komunikasi pada area yang terpencil maupun untuk kebutuhan strategis negara," kata Lukman, dikutip Senin 10 November 2025.


Dalam kerja sama ini, keduanya akan mengeksplorasi pemanfaatan solusi komunikasi berbasis satelit untuk memperkuat layanan konektivitas masa depan.

Kolaborasi ini juga diarahkan untuk mendukung kebutuhan komunikasi yang andal bagi berbagai sektor dengan karakteristik operasional yang tersebar luas. Seluruh proses pengembangan akan dilaksanakan dengan tetap mematuhi ketentuan hukum serta regulasi telekomunikasi yang berlaku di Indonesia.

Sementara Chief Commercial Officer Space42, Sulaiman Al Ali menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk mendukung Telkomsat dalam pengembangan layanan konektivitas berbasis satelit di Indonesia.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka babak baru dalam ekosistem konektivitas masa depan secara nasional di Indonesia, sekaligus memperkuat peran Telkomsat sebagai penyedia layanan satelit nasional yang mendukung pemerataan akses digital hingga ke pelosok Indonesia,” kata Sulaiman.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya