Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)
Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan kebijakan ini hanya menyederhanakan digit pada pecahan Rupiah demi meningkatkan efisiensi transaksi dan memperkuat kredibilitas mata uang nasional.
“Redenominasi Rupiah adalah penyederhanaan jumlah digit pada pecahan (denominasi) Rupiah tanpa mengurangi daya beli dan nilai Rupiah terhadap harga barang dan/atau jasa,” tegas Denny dalam keterangan resmi kepada media, Senin 10 November 2025.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Senin, 29 Desember 2025 | 00:40
Senin, 29 Desember 2025 | 01:10
Senin, 29 Desember 2025 | 08:40
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Senin, 29 Desember 2025 | 13:09
UPDATE
Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16
Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11