Berita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

Jokowi Pintu Masuk KPK Usut Proyek Busuk Whoosh

MINGGU, 09 NOVEMBER 2025 | 20:12 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mengusut dugaan rasuah proyek kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh bisa dilakukan dari keterangan Joko Widodo atau Jokowi sebagai mantan presiden penggagas proyek tersebut.

"Jokowi meski sekarang sudah menjadi warga sipil, tugas membenahi negara ini masih melekat kepada dirinya. Maka sudah seyogianya informasi terkait Whoosh disampaikan kepada aparat hukum," kata komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan kepada RMOL, Minggu, 9 November 2025.

Akademisi Universitas Dian Nusantara ini mendorong KPK berani memanggil Jokowi untuk dimintai keterangan. Sebab ini penting demi mengungkap dugaan markup proyek tersebut.


Tamil lantas menyinggung keputusan pemerintah, dalam hal ini Presiden Prabowo Subianto yang telah menegaskan bertanggung jawab atas utang proyek yang disebut sudah busuk sejak awal oleh Luhut Binsar Pandjaitan ini.

"Langkah ini harus dielaborasi oleh aparat hukum dengan melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan permainan-permainan, bahkan hingga korupsi yang terjadi di Whoosh itu," kata Kang Tamil.

"Jadi jangan karena permasalahan sudah diambil alih pemerintah, lalu dugaan-dugaan itu (korupsi) berhenti penyelidikannya," tutur Kang Tamil.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya