Berita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

Jokowi Pintu Masuk KPK Usut Proyek Busuk Whoosh

MINGGU, 09 NOVEMBER 2025 | 20:12 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mengusut dugaan rasuah proyek kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh bisa dilakukan dari keterangan Joko Widodo atau Jokowi sebagai mantan presiden penggagas proyek tersebut.

"Jokowi meski sekarang sudah menjadi warga sipil, tugas membenahi negara ini masih melekat kepada dirinya. Maka sudah seyogianya informasi terkait Whoosh disampaikan kepada aparat hukum," kata komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan kepada RMOL, Minggu, 9 November 2025.

Akademisi Universitas Dian Nusantara ini mendorong KPK berani memanggil Jokowi untuk dimintai keterangan. Sebab ini penting demi mengungkap dugaan markup proyek tersebut.


Tamil lantas menyinggung keputusan pemerintah, dalam hal ini Presiden Prabowo Subianto yang telah menegaskan bertanggung jawab atas utang proyek yang disebut sudah busuk sejak awal oleh Luhut Binsar Pandjaitan ini.

"Langkah ini harus dielaborasi oleh aparat hukum dengan melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan permainan-permainan, bahkan hingga korupsi yang terjadi di Whoosh itu," kata Kang Tamil.

"Jadi jangan karena permasalahan sudah diambil alih pemerintah, lalu dugaan-dugaan itu (korupsi) berhenti penyelidikannya," tutur Kang Tamil.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya