Berita

Presiden ke-2 RI Soeharto. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Soeharto Membangun Peradaban Manusia Indonesia

Layak Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional
MINGGU, 09 NOVEMBER 2025 | 01:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Pimpinan Pusat Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (DPP AMSI) menilai Presiden ke-2 RI Soeharto layak dianugerahi gelar Pahlawan Nasional atas jasa dan dedikasinya membangun bangsa, baik dalam bidang pembangunan fisik maupun pembinaan karakter masyarakat Indonesia.

Sekretaris Jenderal DPP AMSI Azrizal Nasri mengatakan bahwa peran Soeharto dalam membangun Indonesia tidak hanya terlihat dari keberhasilan pembangunan infrastruktur dari Sabang sampai Merauke, tetapi juga dari upayanya menata peradaban dan pendidikan bangsa.

“Soeharto bukan hanya membangun jalan dan gedung, tetapi juga membangun peradaban manusia Indonesia. Di masa beliau, lahir kebijakan pendidikan dasar sembilan tahun yang membuka kesempatan belajar lebih luas bagi anak-anak di seluruh pelosok negeri,” ujar Azrizal Nasri dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 8 November 2025.


Lebih lanjut, ia menilai bahwa Soeharto memiliki kontribusi besar dalam menjaga hubungan harmonis antara ulama dan umara (pemimpin pemerintahan), yang menjadi fondasi penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Beliau adalah penjaga harmoni antara ulama dan umaro. Melalui Satkar Ulama Indonesia yang didirikannya pada tahun 1970-an, Soeharto berupaya memastikan bahwa pembangunan spiritual dan moral bangsa berjalan beriringan dengan pembangunan ekonomi dan politik,” jelas Azrizal.

Satkar Ulama Indonesia yang digagas Soeharto pada masa kepemimpinannya di Partai Golkar menjadi wadah penting bagi para ulama untuk berkontribusi dalam arah kebijakan pembangunan nasional. Menurut Azrizal, langkah tersebut menunjukkan kepedulian Soeharto terhadap keseimbangan antara nilai-nilai keagamaan dan kebijakan pemerintahan.

“Soeharto berhasil menjaga keseimbangan antara agama dan negara. Figur seperti ini layak dikenang dan dihormati sebagai pahlawan nasional,” tegasnya.

DPP AMSI berharap pemerintah dapat mempertimbangkan dengan serius usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden Soeharto sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasanya dalam menjaga keutuhan, pembangunan, dan moralitas bangsa Indonesia.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya