Berita

Konferensi Pers soal DNA orang hilang usai demo Agustus di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur pada Jumat, 7 November 2025. (Foto: Humas Polri)

Presisi

DNA Kerangka Manusia di Kantor ACC Milik Reno dan Farhan

SABTU, 08 NOVEMBER 2025 | 02:12 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Deoxyribo Nucleic Acid (DNA) dua kerangka di kantor Astra Credit Companies (ACC), Kwitang, Jakarta Pusat usai demonstrasi pada Agustus 2025 rupanya cocok dengan Reno dan Farhan.

Reno Syahputra Dewo dikabarkan hilang sejak 30 Agustus 2025 dan Farhan Hamid diumumkan hilang pada 31 Agustus 2025. Keduanya sama-sama hilang di sekitar Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat akhir Agustus lalu.

"Post mortem cocok dengan ante mortem sehingga teridentifikasi sebagai Reno Syahputra Dewo. Post mortem cocok dengan ante mortem sehingga teridentifikasi sebagai Muhammad Farhan Hamid," kata Karo Labdokkes Polri, Brigjen Sumy Hastry Purwanti di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur pada Jumat, 7 November 2025.


Sementara itu, Kasatreskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra memastikan bahwa gedung tersebut dibakar saat rangkaian demo Agustus 2025.

Namun, alasan dua kerangka manusia itu baru ditemukan karena kondisi jenazah yang sudah tertumpuk material setelah kebakaran.

Terlebih, gedung tersebut tidak digunakan usai kebakaran.

Setelah itu, Polda Metro Jaya dan RS Polri Kramat Jati menyerahkan jenazah Muhammad Farhan Hamid dan Reno Syahputra Dewo ke pihak keluarga. 

Penyerahan jenazah itu dilakukan oleh Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Prima Heru dan Wadirreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Putu Kholis Aryana.

"Pada kesempatan hari ini akan secara berjenjang dari pihak Rumah Sakit Polri akan menyerahkan kepada penyidik Polda Metro Jaya setelah itu dari pihak Polda Metro Jaya akan menyerahkan pada keluarga almarhum. Semoga diberikan tempat terbaik dan keluarga diberi kekuatan ketabahan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.


Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya