Berita

Presiden Prabowo Subianto di kawasan Pabrik Lotter Chemical Indonesia (LCI) di Cilegon, Banten, Kamis, 6 November 2025 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

Bisnis

Instruksi Tegas Prabowo: Amankan dan Jaga Investor Asing!

JUMAT, 07 NOVEMBER 2025 | 08:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh aparat negara untuk memastikan keamanan dan kenyamanan maksimal bagi investor asing yang menanamkan modal di Indonesia. 

Imbauan tersebut menyoroti pentingnya perlindungan investasi sebagai syarat mutlak untuk keberhasilan program hilirisasi. 

“Kita wajib mengamankan, kita wajib menjaga semuanya karena ini membawa manfaat sangat besar bagi rakyat,” ujar Presiden dalam sambutannya saat meresmikan Pabrik LOTTE Chemical Indonesia (LCI) di Cilegon, Banten, Kamis 6 November 2025. 


Proyek petrokimia terintegrasi senilai 3,98 miliar Dolar AS atau sekitar Rp62 triliun tersebut ini dinilai sebagai investasi strategis yang membawa manfaat ekonomi sangat besar bagi rakyat.

Investasi raksasa seperti LCI ini, menurut Presiden, wajib diamankan dan dijaga karena dampaknya yang signifikan pada penciptaan lapangan kerja dan penguatan industri nasional.

Presiden menggarisbawahi, seluruh aparat negara harus menjamin tidak ada gangguan terhadap investasi asing, proses investasi harus didukung oleh tata kelola yang baik, dan mengingatkan bahwa stabilitas hukum dan politik menjadi kunci tumbuhnya kepercayaan dunia terhadap Indonesia. Kepercayaan dunia terhadap Indonesia tumbuh seiring dengan komitmen pemerintah. 

Kehadiran pabrik yang disebut sebagai salah satu investasi petrokimia terbesar di Asia Tenggara ini merupakan bukti nyata sinergi yang baik antara Korea Selatan dan Indonesia, serta fondasi penting untuk mengurangi ketergantungan impor dan menyerap puluhan ribu tenaga kerja.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, di kesempatan yang sama menyebutkan bahwa fasilitas ini merupakan yang terbesar di kawasan Asia Tenggara dan akan memproduksi etilena, propilena, serta berbagai produk turunannya yang menjadi bahan baku penting bagi banyak industri domestik.

“Kalau dalam kurs sekarang sudah mencapai sekitar Rp 63?"64 triliun, dan menjadikannya salah satu investasi petroleum terbesar di Asia Tenggara. Jadi proyek ini terbesar di Asia Tenggara, mereka punya juga ada LOTTE di Malaysia, tapi di sini yang paling besar,” ujar Bahlil.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya