Berita

Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto. (Foto: DPRD DKI)

Bisnis

Unit Bisnis Ancol Minim Inovasi Tarik Minat Warga

JUMAT, 07 NOVEMBER 2025 | 06:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto menilai, pengelolaan wisata Ancol harus mulai menghadirkan inovasi.

Tentunya, sebuah inovasi relevan dengan minat masyarakat saat ini. Seperti verifikasi produk dan atraksi ikonik yang berbasis edukasi. Termasuk penyediaan kuliner tempo dulu.

“Saya melihat Ancol belum banyak berubah,” kata Wahyu dikutip dari laman DPRD DKI Jakarta, Jumat 7 November 2025.


Wahyu mengusulkan agar Ancol mengevaluasi unit-unit bisnis yang belum optimal. Seperti Ocean Park, Fauna Land, dan Gelanggang Samudera.

Menurut dia, Ancol harus bisa lebih agresif dan kreatif dalam mengelola aset. “Evaluasi kelayakan unit bisnis penting agar tidak menjadi beban usaha,” tandas politisi Partai Gerindra itu.

Berdasarkan laporan keuangan, laba bersih PJAA hingga kuartal III 2025 tercatat Rp58,6 miliar, turun tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp100,5 miliar.

Penurunan laba itu dipicu oleh turunnya pendapatan 9,4 persen, dari Rp881,4 miliar menjadi Rp798,5 miliar. Meski beban pokok pendapatan turun Rp22,3 miliar, beban langsung melonjak menjadi Rp417,6 miliar, menekan laba kotor ke level Rp358,4 miliar dari Rp438,3 miliar.

Selain itu, beban administrasi dan penjualan meningkat, menurunkan laba usaha menjadi Rp164,2 miliar dari Rp238,3 miliar tahun sebelumnya. Rugi bersih investasi ventura bersama juga membengkak menjadi Rp437 miliar, sementara laba sebelum pajak turun ke Rp87,9 miliar dari Rp143,4 miliar.

Hingga kuartal III 2025, total aset Ancol tercatat Rp3,43 triliun, lebih rendah dibandingkan posisi akhir 2024 yang mencapai Rp3,59 triliun.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya