Berita

Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PAN, Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu. (Foto: Tangkapan layar YouTube DPR)

Politik

Pasha Soroti Akurasi Prediksi BMKG terkait Bencana

JUMAT, 07 NOVEMBER 2025 | 04:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi VIII DPR RI menyoroti kinerja Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam memprediksi potensi bencana alam di Indonesia. 

Hal itu disampaikan Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PAN, Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VIII DPR dengan Tim Pengawas Penanganan Bencana dan mitra terkait, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis 6 November 2025. 

Pasha awalnya mempertanyakan akurasi prediksi BMKG terhadap potensi bencana seperti gempa bumi, tsunami, dan banjir yang selama ini dijadikan acuan oleh instansi penanggulangan bencana.


“Sebenarnya seberapa akurat prediksi BMKG ini, kalau dari persentase 50-95 kira-kira yang bapak prediksi ini baik soal potensi gempa, potensi tsunami, potensi banjir, dan sebagainya itu seberapa persen?” tanya Pasha.

Legislator PAN itu menilai, akurasi informasi dari BMKG sangat krusial karena berpengaruh langsung terhadap langkah antisipasi lembaga seperti Basarnas dan BNPB.

“Kadang-kadang Basarnas BNPB sudah bersiap diri karena mendengarkan BMKG, tapi ternyata tidak kejadian. Jadi ini kayak ramalan-ramalan cuaca yang misalnya tidak tingkat akurasinya belum,” kata Pasha.

Mantan Wakil Wali Kota Palu itu lalu mengingatkan pengalaman pahit saat bencana tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah pada 2018, di mana early warning atau peringatan dini tsunami tidak berfungsi.

“Tidak ada peringatan dini, mesinnya rusak. Yang tsunami itu di pantai kami. Nah ini siapa yang mau kita salahkan? Sementara saat itu saya masih ingat betul tidak ada peringatan dari BMKG sebelumnya,” sesal Pasha.

Ke depan, kata Pasha, perlu ada kolaborasi nyata antarinstansi agar penanganan bencana tidak selalu bergantung pada aparat di lapangan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya