Berita

Ilustrasi

Politik

Ide Kereta Petani Prabowo Percepat Hilirisasi

RABU, 05 NOVEMBER 2025 | 14:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ide Presiden Prabowo Subianto agar PT. KAI menyediakan kereta dan gerbong khusus petani diapresiasi Ketua DPP PKS Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan, Riyono.

Menurutnya ini strategi jitu merealisasikan hilirisasi pertanian nasional. Sebab kecepatan distribusi logistik dan hasil panen petani agar sampai kepada konsumen menjadi kunci semakin bernilainya hasil panen petani.

“Kereta petani menjadikan arus barang hasil panen akan semakin dekat dengan pembeli, artinya petani diuntungkan dengan harga yang lebih baik dan pembeli juga akan mendapatkan harga lebih efisien. Pemotongan rantai distribusi akan menguntungkan semua pihak,” kata Riyono lewat keterangan resminya di Jakarta, Rabu, 5 November 2025.


Belajar kepada negara dengan petani yang sudah sejahtera seperti Jepang, Belanda, dan Prancis, maka kereta petani memang menjadi transportasi paling handal dan murah untuk membantu petani dalam memasarkan hasil panennya.

Menurut Riyono, adanya kereta petani akan menjadi salah satu simbol percepatan hilirisasi pertanian, apalagi jika mampu membangun atau menyediakan ruang gerbong untuk jurusan jarak jauh seperti trans Jawa dan Sumatera. 

Ia menyebut ini akan mampu mengurangi defisit pangan antar pulau yang saat ini masih ada kurang lebih 30 persen kabupaten/kota harus mendapatkan pangan dari luar pulau.

“Bisa dipertimbangkan oleh Presiden terkait kereta petani ini bisa melayani jalur yang lebih luas, kecepatan distribusi hasil panen dan pangan ke rakyat akan menjadi jalan cepat kesejahteraan petani,” tandas Anggota Komisi IV DPR RI ini.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya